Home Blog Page 625

Kecamatan Bintan Pesisir Masuk Pengembangan Kawasan Strategis Nasional

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengapresiasi atas rancangan pengembangan Kecamatan Bintan Pesisir untuk masuk dalam Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia.

Hal tersebut dikatakannya menyusul laporan dari Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia (BPPRI) beberapa waktu lalu di Kantor Bupati Bintan.

” Kecamatan Bintan Pesisir masuk dalam Kecamatan LOKPRI ( Lokasi Prioritas ) atas Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) yang nantinya menjadi Fokus Penanganan RPJMN oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia ” ujarnya saat dihubungi Minggu pagi (8/10).

Menurutnya, lokasi strategis Kecamatan Bintan Pesisir menjadikan kecamatan tersebut sebagai locus penanganan dalam upaya memfokuskan penguatan aspek pertahanan dan aspek kesejahteraan masyarakat secara berimbang. Implementasinya adalah dilihat dari strategi perwilayahan pembangunan dalam penanganan pembangunan di kawasan perbatasan, baik perbatasan darat maupun laut.

” Kecamatan Bintan Pesisir masuk sebagai Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) dimana wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan, karena mempunyai pengaruh yang sangat penting secara nasional dari sisi kedaulatan negara, ekonomi, sosial, wisata, budaya dan penataan lingkungan,” tutupnya.(*)

Humas Bintan

Ketua DPD PAPPRI Kepri dan Polda Sosialisasi Bahaya Narkoba dengan Hiburan Musik

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Provinsi Kepulauan Riau bersama Polda Kepri, BNNP Kepri, dan Dinas Kesehatan Kota Batam, mengadakan kegiatan dalam acara “Sosialisasi Bahaya Narkoba”.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Ketua DPD PAPPRI Kepri, Pejabat Polda Kepri, BNNP Kepri, Dinas Kesehatan Kota Batam, dan Organisasi Anti Narkoba beserta masyarakat kota Batam, di King Bussiness Center (Simpang lampu merah KDA), Batam Center – Batam. Minggu, (08/10/2017).

Provinsi Kepulauan Riau saat ini dimana masuk dalam zona merah terhadap peredaran, pengguna narkoba dan obat-obatan terlarang, yang mana jumlah populasi penduduknya sedikit dengan pengguna narkoba/narkotika terbanyak (masuk 5 besar secara nasional).

Dalam sambutannya, Ketua DPD PAPPRI Kepri, Berto Izaak Doko mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian kita. dimana kami dari PAPPRI terpanggil untuk ikut bersama mensosialisasikan bahaya narkoba, yang kita tau sekarang sudah masuk pada titik kritis dan menyentuh kalangan anak-anak muda (sekolah.red).

“Kita harapkan dapat membasmi/meminimalisir peredaran dan pengguna narkoba, serta mengajak masyarakat khususnya para orangtua untuk peduli terhadap bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang,” katanya

Beberapa ciri-ciri pengguna narkoba diantaranya; Penurunan kesadaran dan Berat badan, Hilangnya rasa, Sangat sensitif dan Cepat merasa bosan, serta Malas, Sering melupakan tanggung jawab dari tugas-tugas rutinnya.

“Sosialisasi Bahaya Narkoba ini sangat penting dan pencerahan bagi masyarakat terutama  peran orang tua dalam memantau anak-anaknya”. Pungkas Pejabat Polda Kepri – Kasubdit III Resnarkoba, AKBP Arthur Sitindaon.

Ditempat yang sama selaku Pejabat Dinas Kesehatan Kota, Susilo Budi Hartanto mengatakan, Penyalahgunaan obat-obatan dapat menyebabkan gagal ginjal yang mana pengobatannya membutuhkan biaya yang besar/mahal, serta ketergantungan dalam jangka waktu yang lama.

“menghindarai hal tersebut,  lbeberapa angkah-langkah dalam penggunaan obat-obatan yang benar,  yang mana kita mesti, Kenali nama, kandungan, Khasiat, Dosis, serta Indikasi (efek samping) obat tersebut dan gunakan obat dengan cermat, bertanya pada orang yang tepat, agar cepat sehat”. Terangnya

Penggolongan dan Penandaan Obat Berdasarkan Jenis;

Obat Bebas :
(Bulatan warna hijau dengan garis tepi warna hitam)

Obat yang boleh digunakan tanpa menggunakan resep dokter

Obat Bebas Terbatas :
(Bulatan warna biru dengan garis tepi warna hitam)

Obat keras yang dapat digunakan pemakainya tanpa resep dokter, terdapat tanda peringatan serta tanda khusus pada kemasan.

Obat Keras :
(Lingkaran bulat warna merah dengan garis tepi berwarna hitam terdapat huruf K)

Obat yang dapat digunakan harus dengan resep dokter

Obat Psikotropika :
(Lingkaran bulat warna merah dengan garis tepi berwarna hitam terdapat huruf K)

Obat yang dapat digunakan dalam pengawasan dokter
Obat Narkotika.

(Lingkaran bulat, bergaris tepi warna merah terdapat logo palang merah)
Obat yang dapat digunakan dalam pengawasan dokter

Selain itu, terkait kejadian-kejadian yang menimpa Artis Ibukota yang kedapatan sebagai pengguna Narkoba dan Obat-obatan terlarang baru-baru ini yang cukup heboh di Media sosial dan Elektronik.

“Melalui kegiatan ini juga, bagi para pelaku seni di daerah khususnya Kepulauan Riau supaya untuk tidak tertular, dan menyadarkan teman-temannya bahwa narkoba dan obat-obatan terlarang ini sangat berbahaya,” ungkap Ketua DPD PAPPRI Kepri

Lanjut Berto, kita harapkan kepada sesama pelaku seni ini untuk lebih pada mencari nafkah, dari pada kehidupan hura-hura. hindari serta jangan coba-coba terhadap narkoba dan obat-obatan terlarang, sekali mencoba masa depan kita akan hancur”. Pungkasnya

Dari pantauan wartakepri.co.id di lokasi berlangsungnya acara, para peserta ikut dalam beragam kegiatan serta dihibur dengan penampilan dari beberapa Artis dan penyanyi lokal (Batam), diawali dengan Senam Sehat (Zumba), Solo Vocal, Penampilan permainan Biola dan Band, hingga Kuis berhadiah.

(Andi Pratama)

Video dan Berita Rakor 2017 Kadin Batam Soroti Perka 10 Admin Lahan‎

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dalam rangka menyelaraskan kebijakan dan langkah-langkah  Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) ke depan, mensinergikan kebijakan KADIN dan kebijakan pemerintah serta menghimpun hasil masukan-masukan strategis untuk pemerintah.



KADIN Batam menyelenggarakan Rapat Kordinasi (Rakor) dengan mengusung tema “ Pemerintah Bersama Dunia Usaha Mendorong Pertumbuhan Investasi Dunia Usaha dan Ekonomi di Kota Batam”, di Hotel Best Western Panbil Batam.‎

Acara dihadiri seluruh para ketua dan pengurus Asosiasi, Himpunan, Organisasi dunia usaha dan pelaku usaha di Batam. Dan hadir juga Walikota Batam, H.Muhaammad Rudi beserta jajaran OPD Pemko Batam.

“Rakor KADIN Batam menerima aspirasi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh pengusaha Batam saat ini,” kata  Jadi Rajagukguk ‎ Ketua KADIN Batam, Kamis (10/5/2017).

Ditambahkan Jadi, tadinya Ketua BP Batam,  Hatanto Reksodipoetro  berkenan hadir, namun mendadak tidak hadir karena kunjungan Komisi VI DPR-RI.‎

Ketua KADIN Batam, Jadi Rajagukguk dan para pengusaha Batam sangat menyayangkan ketidakhadiran Kepala BP Batam,  Hatanto Reksodipoetro.

“Sangat disayangkan ketidakhadiran Ketua BP Batam, padahal pengusaha Batam sangat mengharapkan kehadirannya untuk menjelaskan semua kebijakan yg dikeluarkan oleh BP Batam, khususnya Perka 10/2017”, jelasnya.

Hasil Rakor Kadin Batam akan menjadi Rekomendasi yang akan disampaikan kepada pihak pemerintah daerah dan pusat. 

Dan akan menyurati BP Batam untuk memberi masukan dan pertimbangan agar Perka 10 tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Lahan yang dikeluarkan BP Batam agar dievaluasi kembali.

Menurut KADIN Batam Perka 10 sangat memberatkan dan tidak probisnis.

“Khusus terkait Perka 10, Kadin Batam akan segera menyurati BP Batam untuk memberikan masukan dan pertimbangan agar dievaluasi karena sangat memberatkan dan tidak probisnis”, tutup Jadi Rajagukguk.(*)

Sumber : hms/net/video: mustava

Editor : Dedy SWD

Kata Dinas PU Anambas, Lanjutan Proyek Waduk di Jemaja Terkendala Hutan Lindung‎

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS‎ – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus menggencarkan pembangunan di bidang  peningkatan jaringan daerah  irigasi di Jemaja.

Proyek pembangunan jaringan irigasi ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) , seperti dikerjakan Perusahaan SF dengan nilai kontrak Rp 5,509.159.000.

Namun sangat disayangkan karena infonya pembangunan tersebut menimbulkan polemik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri. Karena proyek melewatinya kawasan hutan lindung.‎

Sementara dari pihak pemerintah daerah Anambas melalui dinas pekerjaan umum (DPU) dan dinas Bapeda Kabupaten Anambas menuturkan bahwasanya kawasan yang dilewati alat berat tersebut bukanlah kawasan hutan lindung.‎

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri  menurunkan tim ke lokasi untuk pembuktian benar atau tidak kawasan tersebut adalah hutan lindung.

Agus Purwoko selaku Kabid penegakan hukum dan tapal batas Provinsi Kepri maka kegiatan tersebut akan dihentikan s‎ementara.

” Dihentikan sementara,” tutur Agus Purwoko saat dijumpai di Tarempa, Jumat( 6/10/2017).

Dijumpai terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum DPU kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Sjuhairi menuturkan kepada media, Sabtu. (7/10/2017) ini memang keteledoran dinas PU.‎

” Ini keteledoran kami,”tutur Effi.‎

Effi juga menambahkan jika benar kawasan tersebut adalah kawasan hutan lindung maka dinas PU akan membuat surat Pernyataan resmi untuk mereboisasi kembali hutan yang telah dilewati alat berat tersebut.‎Pernyataan kedua adalah pinjam pakai atau mengarah kepada pergantian lahan.‎

Sementara dari Adiguna Kabid perencanaan Dinas Bapedda beberapa hari yang lalu dijumpai di ruangannya menuturkan bahwa yang termasuk kawasan hutang lindung adalah lokasi waduk itu sendiri.

” Kan kawasan yang dilewati alat berat bukanlah kawasan hutan lindung,” tutup Adiguna.

Effi mengharapkan setelah kegiatan proyek ini selesai maka kami akan mereboisasi hutan itu kembali. 

Bahkan Effi juga menyampaikan bahwasanya sudah 35 tahun waduk yang menurutnya adalah hutan lindung tidak pernah di otak atik,‎(rama)

Karang Taruna Bintan Goro Bulan Bhakti Karang Taruna ke 57

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang diwakili Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM secara resmi membuka Kegiatan Puncak Bulan Bhakti Karang Taruna TK Kabupaten Bintan Tahun 2017 di Kawasan Hulu Riau, Kp. Mentigi, Kel. Tg. Uban Kota, Kec. Bintan Utara, Sabtu pagi (7/10/2017).

Hadir pada acara tersebut sejumlah Kepala OPD Kabupaten Bintan, Jajaran Karang Taruna Kabupaten Bintan, Karang Taruna Kecamatan, Petugas Tagana Kabupaten Bintan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bintan, Unsur TNI, Camat, Lurah, RT/RW dan Tokoh Masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bintan Arief Sumarsono mengatakan bahwa Peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna yang ke 57 TK Kabupaten Bintan ini diselenggarakan dengan berbagai aktivitas kegiatan sosial dan juga kreativitas pemuda.

Ini sebagai bukti pengabdian yang tulus terhadap masyarakat sekaligus membantu mensukseskan program Pemerintah Daerah.

Adapun beberapa kegiatan tersebut meliputi, bakti sosial gotong royong, penyerahan bantuan sembako dan juga memberikan bantuan mesin jahit serta peralatan bengkel ban motor yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

” Sempena Bulan Bhakti Karang Taruna ke 57, kita mengadakan gotong royong dan kegiatan lainnya bersama Satpol PP Kabupaten Bintan, Tagana dan masyarakat sekitar. Tujuan kegiatan ini, juga sekaligus mensosialisasikan peran dan fungsi Karang Taruna di masyarakat serta ikut serta dalam membantu kesuksesan program Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Selain itu, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM yang membacakan sambutan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh pemuda.

Serta mengucapkan Selamat Hari Jadi Karang Taruna yang ke-57 dengan harapan Karang Taruna dapat meningkatkan lagi fungsi organisasinya serta selalu bermanfaat bagi para pemuda khususnya masyarakat Kabupaten Bintan pada umumnya.

” Visi misi Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos adalah mengikutsertakan peranan pemuda dalam pembangunan, dan Karang Taruna adalah salah satu wadah bagi pemuda-pemudi Kabupaten Bintan dalam pengembangan diri, guna membangun daerah yang Madani dan gemilang,” ujarnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut selain menggelar Gotong royong, juga diadakan kegiatan Pembagian 100 Paket sembako kepada masyarakat,

Penyerahan 6 Unit Bantuan Usaha Ekonomi Produktif yaitu Mesin Jahit dan Peralatan Bengkel , Penyerahan Bantuan Permodalan 25 Kube dengan total bantuan mencapai 500 juta rupiah, serta penyerahan peralatan gorong-gorong kepada RT/RW setempat.(*)

Sumber: Humas Bintan

Bukan Hoax, Kepala BP Batam dan Gubernur Lepas Ekspor Perdana PT ESun

Bukan Hoax, Kepala BP Batam dan Gubernur Lepas Ekspor Perdana PT ESun
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro menghadiri dan melepas ekspor perdana daur ulang logam PT Esun Internasional Utama ke Singapura di Kawasan Industri Sungai Harapan, Sekupang, Sabtu (7/10/2017).

Ia mengapresiasi ekspor perdana produk recyling manufacturing dari barang barang daur ulang peralatan elektronik oleh PT Esun Internasional Utama. Menurutnya, tugas utama BP Batam adalah menarik investor asing untuk dapat menanamkan investasi di Batam dan memberikan kemudahan-kemudahan salah satunya melalui program izin investasi 3 jam (i23J) BP Batam.

“PT esun Internasional Utama mendapat ijin investasi melalui i23J BP Batam pada bulan Januari 2017, tentu ini merupakan pencapaian bagus bagi perkembangan ekonomi Batam,” katanya.

Hatanto juga menyampaikan nilai investasi pada 9 bulan pertama tahun 2017 telah mencapai USD 765.7 juta. Ia berharap agar kedepan baik kepada pemerintah daerah dan pusat serta masyarakat saling kerja bersama untuk mewujudkan kota Batam sebagai tujuan investasi sehingga terjadi nilai pertumbuhan ekonomi di Batam.

“selamat kepada PT Esun International Utama yang sudah melakukan ekspor perdanaya ke Singapur semoga kedepan akan semakin meningkat dan tentu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Batam,” harapnya.

Sementara itu CEO PT Esun International Utama Doni Permana mengatakan sebanyak 5 kontainer kapasitas 40 feet yang akan perdana di ekspor ke Singapura.

“Sebanyak 5 kontainer kami akan ekspor ke Singapura dengan produk olahan barang elektronik dimana mulai produksi pada tanggal 8 Juli lalu, saat ini kami juga telah memperkerjakan 150 orang dan akan meningkat mencapai 250 orang kedepannya,” ungkapnya.

Ia menyambut baik atas dukungan dari pemerintah dalam hal ini BP Batam yang sudah banyak memberikan bantuan dalam mewujudkan ekspor 100 % perdana tersebut.

“kedepan kita akan terus meningkatkan dan dengan ini dapat memberikan kesempatan lapangan pekerjaan kepada masyarakat Batam,” lanjutnya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat terutama kepada pihak perusahaan, PT Esun International Utama.

Menurutnya disaat kondisi ekonomi Batam dan dunia yang belum pulih masih terdapat pengusaha yang terus berinovasi dan mampu menjalankan produksi.

“Ini menjadi bukti bahwa investasi terus berjalan dan jangan dengarkan berita hoax yang tak jelas,” ucapnya.(*)

Andi Pratama/Humas BP Batam

Klarifikasi Judul Berita Sebenarnya yang Terjaring Razia adalah Staf Desa bukan Kelurahan

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – ‎ Dari postingan media wartakepri.co.id, ‎dengan judul awalnya Staf Kelurahan di Anambas Terjaring Razia Pekat Bersama Wanita asal Jakarta‎, Jumat (7/9/2017), maka redaksi WartaKepri meralat judul menjadi Staf Desa, sesuai dengan permintaan narasumber, pada berita pertama.

Kepada Wartawan WartaKepri biro Anambas, ‎berharap agar penulisan judul dari hasil razia gabungan yang dilakukan oleh satuan polisi pamong praja, berharap kepada pimpinan redaksi media ini agar supaya bisa mengganti nama kelurahan menjadi nama desa sesuai dengan desa yang tertera dlam fakta dilapangan.

Samsir selaku Sekretaris Kelurahan Tarempa menjumpai wartawan media ini dan  memohon agar judul tersebut sudah meresahkan dan dipertanyakan oleh masyarakat Kelurahan Tarempa.

Meskipun isi dari berita tersebut tidak menyinggung pihak kelurahan.

Samsir juga menambahkan dari pemberitaan tersebut kami pihak kelurahan dihubungi oleh masyarakat dan mempertanyakan siapa oknum kelurahan yang terjaring razia tersebut.

” Kami (kelurahan) juga sudah membantu menjelaskan kepada masyarakat bahwasanya dari berita tersebut hanyalah penulisan judul saja,namun masyarakat tetap berharap dan meminta kepada pimpinan redaksi untuk mengganti nama kelurahan menjadi desa sesuai oknum yang terjaring,” tutup Samsir.(rama).‎

Horee..Pemkab Bintan Bagikan Seragam Sekolah Gratis ke 6.650 Siswa

Bupati dan pelajar Bintan bagi seragam gratis

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan memastikan bahwa sekitar 6.650 Siswa/i Tahun Ajaran Baru 2017/2018 akan segera menerima Seragam Sekolah secara Gratis. Hal tersebut dikatakan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos di Ruang Kerja Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jum’at pagi (6/10/2017).

Menurutnya, Program Masuk Sekolah Gratis ini merupakan Program yang sudah lama dipikirkannya dalam usaha meringankan beban masyarakat. Dirinya juga berharap agar bantuan Seragam Sekolah Gratis ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, ada 2 sektor penting yang menjadi fokus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini, dalam usaha membantu dan meringankan beban masyarakat sekaligus memajukan daerah. 2 sektor tersebut adalah sektor pendidikan dan sektor kesehatan.

” kita telah fikirkan bahwa syarat mutlak dan kunci bagi kemajuan bangsa dan daerah adalah Sektor Pendidikan dan Kesehatan. Maka tidak ada cara lain, kita fokus untuk membuat program Pendidikan dan Kesehatan yang tentunya akan meringankan beban masyarakat sekaligus memajukan daerah ” ujarnya.

Ditambahkannya juga, bahwa Program Masuk Sekolah Gratis merupakan salah satu Program terobosan yang dipikirkannya guna meringankan beban masyarakat sejak mula dirinya dilantik. Hal ini dikarenakan, dirinya melihat fenomena ketika masyarakat akan memasukkan anak ke bangku sekolah namun harus menemui kendala dengan besarnya biaya seragam dan peralatan sekolah lainnya.

” Kita membayangkan ketika anak akan masuk sekolah, besarnya biaya seragam Baju Sekolah, Peralatan Sekolah seperti Sepatu, Tas Sekolah, dan lain sebagainya. Dengan Program ini mudah-mudahan bisa meringankan beban orang tua murid. Kedepannya kita juga sedang memikirkan beberapa rancangan program pendidikan lagi guna membantu masyarakat ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd mengatakan bahwa sebanyak 6.650 siswa-siswi tersebut rencananya pekan depan minggu ke tiga bulan Oktober, sekitar tanggal 20-an, akan kita bagikan seragam Sekolah berupa Baju Batik, Baju Pramuka, Baju Olahraga, Baju Kurung, Topi, Dasi, Tas Sekolah dan juga Sepatu lengkap dengan kaos kakinya. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan membagikan perlengkapan tersebut kepada 6.650 siswa-siswi yang berasal dari murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bintan. Sedangkan untuk siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

” Guna kesuksesan Program Masuk Sekolah Gratis ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah mengeluarkan anggaran berkisar 5 Miliar Rupiah dari APBD 2017 ” tutupnya.(*)

LIVE STREAMING : Drum Non Stop Rommie Huo Di Kawasan Niaga Winner Bugis Junction

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – LIVE STREAMING. Live Performance Drum Non Stop Rommie Huo Di Kawasan Niaga Winner Bugis Junction Batam Sabtu (07/10/2017) dimulai pukul 14.00 WIB Sampai dengan Selesai. (Ria)

Inilah Jadwal Tahapan Pemilu 2019 dan 20 Oktober 2019 Pelantikan Presiden Terpilih

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membuka pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, sejakSelasa 3 Oktober 2017. Pendaftaran tersebut dibuka hingga 16 Oktober mendatang dan setidaknya proses ini menandai dimulainya tahapan Pemilu 2019.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, pada intinya proses pendaftaran dilaksanakan 18 bulan sebelum pemungutan suara. Penetapan parpol peserta pemilu akan dilakukan pada Februari 2018, atau 14 bulan sebelum pemungutan suara.

“Jadi, Oktober (2017) dimulainya, Februari (2018) ditetapkannya, kemudian April (2018) sudah mulai proses pencalonan. Baru setelah parpol selesai, kemudian caleg-caleg selesai, baru Agustus akan ada pendaftaran capres,” kata Arief di Gedung KPU, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Tahapan pemilu tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019. Silakan disimak, berikut jadwal lengkap tahapan Pemilu 2019 yang disarikan Okezone dari PKPU tersebut:

1. Pendaftaran parpol peserta Pemilu: 3-16 Oktober 2017

2. Penelitian administrasi: 17 Oktober-15 Desember 2017

3. Verfikasi faktual kepengurusan di tingkat pusat dan provinsi: 15 Desember 2017-3 Januari 2018

4. Verfikasi faktual kepengurusan di tingkat kabupaten/kota : 15 Desember 2017-5 Februari 2018

5. Rekapitulasi hasil verifikasi faktual: 6-17 Februari 2018

6. Pengumuman parpol peserta pemilu: 18 – 20 Februari 2018

7. Penyelesaian sengketa penetapan parpol peserta pemilu: 19 Februari-17 April 2018

8. Pembentukan badan-badan penyelenggara: 9 Januari-10 April 2018

9. Pendaftaran calon anggota DPD: 26 Maret-26 April 2018

10. Pendaftaran anggota DPR dan DPRD: 4-17 Juli 2018

11. Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden: 4-10 Agustus 2018 

12. Masa kampanye: 23 September 2018-13 April 2019

13. Masa tenang: 14-16 April 2019

14. Pemungutan suara: 17 April 2019

15. penetapan hasil pemilu pasca putusan MK: 17-23 September 2019

16. Peresmian keanggotaan DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR dan DPD: Juli-September 2019

17. Sumpah janji pelantikan presiden dan wakil presiden: 20 Oktober 2019. (okezone.com)