Tim Satgasgab F1QR Koarmada 1 Kembali Gagalkan Penyeludupan Baby Lobster Senilai 11,4 Miliar

Tim Satgasgab F1QR Koarmada 1 Kembali Gagalkan Penyeludupan Baby Lobster Senilai 11,4 Miliar





WARTAKEPRI.co.id, BATAM–Satuan Tugas Gabungan (Satgasgab) Fleet One Quick Response (F1QR) Komando Armada Koarmada 1 kembali menggagalkan penyeludupan jenis Baby Lobster.

Tidak tanggung tanggung, pihak Satgasgab F1QR Koarmada 1 Berhasil menyelamatkan kerugian sebesar Rp 11,4 Miliyar.

Komandan Lantamal IV, Laksamana (P) TNI Arsyad Abdullah mengatakan sebelum tim melakukan penangkapan berawal dari laporan intelijen, yang mana diduga yang akan membawa dan menyelundupkan barang jenis Baby Lobster tersebut.

“Dari hasil laporan tersebut, maka dilakukan pengejaran oleh Tim Satgasgab F1QR terhadap Speed boat bermesin 200 PK X 2 diperoleh barang bukti berupa 20 box styrofoam coolbox berisi Baby Lobster,”kata Komandan Lantamal IV, Laksamana (P) TNI Arsyad Abdullah Sabtu (5/10/2019) saat Pimpin Ekspose di Mako Lanal Batam.

Selanjutnya, Tim Satgasgab F1QR Koarmada I yang terdiri dari Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam, telah berhasil menggagalkan kembali penyeludupan Baby Lobster dari Batam ke Singapura dengan menggunakan Speedboat, pada Jum’at (4/10/2019)

“Pelaku yang membawa Baby Lobster kabur setelah dilakukan pengejaran, karena takut ditangkap akhirnya langsung membuang 20 box styrofoam coolbox berisi Baby Lobster ke laut, Tim cepat menyelamatkannya,”ucapnya.

Laksamana TNI Arsyad Abdullah menuturkan bahwa peran intelijen sangat penting untuk mewujudkan operasi kita di lapangan. Kita akan terus melakukan operasi di lapangan. Melalui informasi intelijen bisa kita menangkap pelaku yang hendak menyeludupan di wilayah perairan Indonesia,”tuturnya.

Selain itu, dari Estimasi jumlah Baby Lobster yang diselamatkan 1. Jenis pasir sebanyak 13 box jumlah 345 kantong dengan total Rp 11.109.600.000, Jenis mutiara 1 box 17 kantong jumlah 1703 ekor x 200.000 RP 340.600.000,Jumlah total 75.767 ekor dengan nilai total keseluruhan Rp 11.450.200.000

“Jadi, Selama 5 kasus yang sama yakni penangkapan barang bukti jenis Baby Lobster senilai 120 Miliar,”ungkapnya.

Sementara Kepala BKIPM Batam A. Agung G.E.S menambahkan sebagaimana kita ketahui bersama pada hari ini, tepatnya HUT TNI yang ke 74. Dengan demikian saya apresiasi kinerja TNI Angkatan laut yang terus melakukan upaya menggagalkan aksi kejahatan di laut.

“Sekali lagi, saya apresiasi atas upaya tim dalam menggagalka penyeludupan Baby Lobster, apalagi ini yang ke lima kalinya,”ujar A. Agung G.E.S Kepala BKIPM Batam.

Agung berharap, dengan berhasilnya menggagalkan penyeludupan Baby Lobster ini, tentu nanti akan kita lepas hari ini juga, selain itu juga akan bisa dinikmati masyarakat Kepri. Untuk itu mari kita jaga bersama,”tutupnya.(*)

Kiriman : Taufik Ch





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA