Pemprov dan Pemko Kompak Benahi Pulau Penyengat Tanjung Pinang





WARTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG-Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang kompak untuk bersama-sama membenahi Pulau Penyengat dari berbagai sisi, baik jalan, taman, pemugaran cagar budaya danblain sebagainya.

Rencananya akan ada pembagian tugas antara Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang.

Untuk Pemerintah Provinsi Kepri akan fokus pada pembenahan jalan-jalan yang ada di Pulau Penyengat, sedangkan Pemko Tanjungpinang mendapatkan bagian untuk fokus pada pemugaran berbagai peninggalan cagar budaya yang sejau ini belum pernah tersentuh pembangunan.

“Penyengat ini sudah dikenal luas, dan baru saja dinobatkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia. Oleh karena itu kita sepakat untuk membenahi Pulau bersejarah ini bersama-sama, baik Pemprov maupun Pemko, kita mendapatkan tugas masing-masing,” kata Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto kepada wartawan disela kunjungannya ke Pulau Penyengat bersama Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, Senin (30/9).

Turut serta dalam kunjungan ini Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rachma dan OPD terkait baik daribPemprov maupun Pemko Tanjungpinang.

Isdianto Ingin agar Penyengat dari segala sisi. Selain baru saja dinobatkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia,  Penyengat juga terdapat dua makam Pahlawan Nasional yakni Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah.

“Kita lihat jalan disini kecil dan kurang layak. Kita akan usaha perlebar jika memang memungkinkan. Kalau tidak, akan kita perhalus sehingga tamu yang datang tidak sakit bokongnya karena banyak lubang,” kata Isdianto.

Kunjungan ke Pulau Penyengat diawali dengan shalat zuhur di masjid Sultan Riau. Kemudian dilanjutkan dengan melihat kondisi jalan arah makam Raja Ali Haji, lanjut lagi ke Makam Raja Haji Fisabilillah dan terakhir ke Balai adat.

“Insya Allah 2020 jalan di Pulau Penyengat sudah bagus. Itu tugas kita. Kakau yang lain-lain seperti pemugaran dan sebagainya kita serahkan ke Pemko Tanjungpinang,” kata Isdianto

Sementara itu Walikota Tanjungpinang H. Syahrul dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kondisi pulau penyengat memang perlu dibenahi dari segala lini.

Apalagi penyengat sudah dikenal dunia. Ada dua makam pahlawan nasional didalamnya dan baru saja jadi Pulau Perdamaian Dunia.

“Kita telah berkoordinasi dengan Kemenpar RI, termasuk dengan Pemprov Kepri. Termasuk hingga hari ini lanjutannya. Mulai 2020 kita juga akan mulai melakuka pemukaran untuk situs-situs tang belum pernah tersentuh. Yang penting izinnya kita urus dulu sebelum melakukan pemugaran, karena disini banyak peninggalan cagar budaya,” kata Syahrul.(Ism)





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA