Syamsul Paloh: Kadin Dukung Pemerintah Pusat Menerapkan Ex-Officio Kepala BP Batam





WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Presiden RI Ir H.Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah melakukan tanda tangan tentang penetapan jabatan kepala Ex Officio BP Batam H Muhammad Rudi.

Yang mana menandatangani rancangan peraturan pemerintah (RPP) perubahan dari peraturan pemerintah (PP) 46 tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam menjadi peraturan pemerintah nomor 62 tahun 2019.

Di harapkan PP tersebut dapat di undangkan dalam beberapa hari ke depan, serta rapat dewan kawasan serta Mengko Perekonomian bersama menteri terkait, Plt Gubernur kepri, Walikota Batam dan instansi terkait untuk melakukan penetapan Walikota Batam sebagai Ex – Officio Kepala BP Batam.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) kota Batam Syamsul Paloh menyatakan bahwa siap mendukung pelaksanaan Ex-Officio kepala BP Batam yang dipimpin Walikota Batam bapak Muhammad Rudi yang kita harapkan segera dilantik dalam waktu dekat ini.

“Ini merupakan langkah yang sangat tepat dimana pemerintah pusat telah menetapkan pelayanan satu kendali birokrasi pemerintahan yakni melalui jabatan Ex-Officio kepala BP Batam, sehingga akan mempermudah dalam proses distim administrasi di Batam,”ujar Ketua Kadin Batam Senin (16/9/2019) diruang kerjanya.

Menurut Syamsul, penetapan Ex – Officio Kepala BP Batam kepada Muhammad Rudi selaku Walikota Batam sah sah saja itu kan keputusan pemerintah, kita menunggu perintah saja, apa kata pemerintah pusat, ya kita ikuti,”tutur Syamsul.

Syamsul juga mengapresiasi atas kebijakan pemerintah pusat yang telah cepat merespon dalam persoalan jabatan Ex-Officio ini, pelaku usaha dan masyarakat sangat menanti kehadiran dari Ex-Officio ini.

“Demikian juga merupakan langkah tepat yang sangat objektif, dengan demikian ke depan di harapkan setidaknya akses pelayanan lebih simple, efektif dan tidak lagi sulit karena adanya Ex Officio BP Batam,”ucapnya.

Dari sisi lain, Kadin Batam sendiri tetap komitmen mendukung penuh Ex-Officio kepala BP Batam apalagi dengan adanya keseriusan pemerintah saat ini tentu ini sangat kita sambut baik.

Syamsul menjelaskan tentang adanya Ex-Officio ini tidak perlu didesak atau pun menjadi suatu tekanan dan ini sudah menjadi keharusan.

” Kenapa saya katakan keharusan, karena melihat kondisi Batam dari awal kadin sudah sampaikan bahwa Ex-Officio ini adalah satu jawaban yang positif, dalam konteks menjawab yang selama ini ada keraguan dari pada pengusaha serta masyarakat Batam bahwa adanya dualisme penggerak pemerintahan di Batam itu sudah tidak ada,” jelasnya.

Jadi dengan adanya Ex-Officio ini tidak ada lagi dualisme pemeritahan. Sehingga di harapkan adanya pertumbuhan percepatan investasi dan perkembangan perekonomian bisa melaju cepat sebagaimana kita harapkan dapat mencapai pertumbuhan 5 hingga 7 persen.

Begitu juga dalam hal kelancaran birokrasi perijinan bisa lebih mudah dan cepat. Kadin Batam sebagai mitra pemerintah Kota Batam maupun BP Batam yakin dengan Ex-Officio dipegang oleh Walikota Batam sebagai kepala BP Batam dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

Kemudian, Soal kebijakan otomatis kebijakan politik masih ada, namun tidak begitu menjadi suatu hambatan atau konflik, meskipun demikian dalam arti kata tidak akan menghambat dari pada investasi peningkatan ekonomi yang ada di Batam.

“Tapi saya rasa tidak ada, kita percaya dalam arti kata pemerintah kita maupun legislatif untuk memikirkan tentang ini lebih objektif dan lebih mementingkan pertumbuhan yang lebih baik termasuk ekonomi dan investasi,”tutup Syamsul.

Tulisan :Taufik Chan





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA