Coffee Morning Bea Cukai Bahas X Ray dengan Karantina serta Kepolisian Karimun

Coffee Morning Bea Cukai Bahas X Ray dengan Karantina serta Kepolisian Karimun





Agar lebih efektif dalam kegiatan pre emptif, preventif dan penegakan hukum

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kantor Karantina Pertanian Karimun pada Selasa (10/09/2019) menggelar kegiatan coffee morning dengan Bea Cukai dan Kepolisian Tanjung Balai Karimun, terkait perjanjian kerja sama Badan Karantina Pertanian (Barantan) dengan Polri serta Memorandum of Understanding (MoU) Barantan dengan Bea Cukai di Gedung Pertemuan Karantina Pertanian Karimun.

Dalam mengemban tugasnya dalam melindungi negeri dari ancaman penyakit hewan dan tumbuhan, Karantina Pertanian Karimun tidak mampu bekerja sendiri. Sumber daya manusia (SDM) bukan lagi masalah yang tidak dapat dicari solusinya. Adanya perjanjian kerja sama (PKS) antara Barantan dengan Polri yang telah diresmikan pertengahan tahun 2018 yang lalu merupakan salah satu solusi untuk memperkuat pertahanan karantina dalam hal pengawasan, pengamanan dan penegakan hukum di bidang karantina hewan, tumbuhan dan keamanan hayati.

Pada sambutannya Kepala Karantina Pertanian Karimun, Priyadi mengutarakan bahwa pada saat ini Barantan telah memiliki MoU dengan bea cukai, tentunya dalam hal pertukaran informasi ekspor impor hingga akses pemanfaatan sarana dan prasarana dalam rangka pemeriksaan karantina terhadap komoditas pertanian yang dilalulintaskan.

“Saya berterima kasih kepada seluruh instansi serta stakeholder terkait, baik itu dari bea cukai maupun kepolisian yang telah berperan aktif membantu tugas kami dalam hal pengawasan. Terlebih Karimun adalah daerah yang rawan penyelundupan,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kabid Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Bea Cukai, Heroe Hernanda menyambut baik adanya MoU Barantan dengan bea cukai sebagai sarana memperkuat sinergisitas dalam mengemban tugas.

“X-ray yang ada di pelabuhan dapat digunakan secara bersama-sama, bahkan perlu dilakukan pemeriksaan terpadu terhadap ekspor impor yang ada di Karimun,” jelasnya.

Seluruh instansi yang hadir baik Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, KPPBC Type Madya Pabean B, Polres, Kepolisian Kawasan Pelabuhan dan Polair Tanjung Balai Karimun sepakat untuk bersinergi dalam menjaga kelestarian sumber daya hayati Indonesia.

Terlebih, kedepannya agar dapat mengakomodir fungsi Polsus dan Intelijen Karantina agar lebih efektif dalam kegiatan pre emptif, preventif dan penegakan hukum di bidang Karantina Hewan, Tumbuhan dan juga Keamanan Hayati.(*)

Kiriman : Aziz Maulana





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA