Penderita HIV Aids di Anambas Meningkat, 11 Orang Ditemukan di Tahun 2019





Wartakepri.co.id, Anambas – Penderita Human Immunodeficiency Virus  Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV AIDS) di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terus meningkat, Pasalnya ditahun 2019 ditemukan 11 orang penderita penyakit mematikan di Kabupaten termuda di Provinsi Kepri itu.Senin, 9/9/2019.

Parahnya lagi dari data yang diperoleh, dari tahun 2013 sampai dengan 2019 terdapat 60 orang yang terinfeksi. Tentunya dengan jumlah penduduk yang mencapai 40 ribu jiwa lebih, penderita HIV di Anambas terbilang tinggi dan cukup mengerikan.

Islam Malik Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) saat dikonfirmasi mengatakan sekitar 60 orang penderita HIV AIDS 24 orang saat ini telah meninggal dunia.

“Yang meninggal dunia tersebut terdiri dari 11 orang laki-laki dan 13 orang perempuan, yang ada saat ini sekitar 11 orang yang terindikasi, namun baru 6 orang yang sedang dalam perawatan, pengobatan dan serta pengawasan dari kami 5 lagi saat ini sedang dilakukan pendekatan atau Konseling,”bebernya.

Ia menyebutkan , bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan secara intensif terhadap penderita HIV, baik itu pengobatan maupun pengawasannya, Ia sendiri mengaku khawatir dengan kondisi yang ada saat ini, namun demikian pihaknya tak mau diam begitu saja.

“Selain pengawasan dan pengobatan kami terus melakukan sosialisasi tentang penyakit berbahaya ini dan bagaimana penyebarannya,”terangnya seraya mengatakan, dari mulai penyuluhan pemasangan slogan dan lainnya terus dilakukan.

Yang paling ironis saat ini tambah dia, akibat prilaku negatif ayah, istri dan anak juga menjadi korban. Akibat suami terinfeksi istri dan anaknya juga ikut tertular sehingga satu keluarga terinfeksi.

“Salah satu yang paling penting mengatasi hal ini adalah perubahan prilaku, sehingga selamatlah kita,”tuturnya.

Di tahun 2017 ada Ibu hamil namun anaknya tidak tertular dikarenakan kelahirannya menggunakan operasi sehingga tidak tertular, kami berharap agar mengantisipasi tertularnya HIV kami menyarankan agar Ibu hamil pada saat mau melahirkan agar lebih mengutamakan dengan cara operasi atau sering disebut dengan Operasi Cesar.

Dalam waktu dekat Dinas kesehatan DPPKB Kabupaten Kepulauan Anambas akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta pemasangan spanduk yang nantinya bertuliskan “ingat Allah sayangi keluarga jauhi prilaku Sexs bebas agar terhindar dari HIV Aids”

Kemudian pihaknya juga telah memberikan Surat edaran kepada tukang cukur yang ada di Anambas, untuk agar selalu mengganti pisau cukurnya yang akan digunakan kepada pelanggannya.

 

(Rama)





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA