P2TP2A Karimun Apresiasi Kinerja Polda Kepri Ungkap Pidana Perdagangan Orang

P2TP2A Karimun Apresiasi Kinerja Polda Kepri





WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kabupaten karimun, mengapresiasi Ditreskrimum Polda Kepri yang telah mengungkap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Komplek Villa Garden Nomor 58 A, Kapling Kecamatan Tebing Karimun, dan berhasil mengamankan Awi, satu orang pelaku yang diduga pelaku TPPO.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kabupaten karimun, Indrawan menyampaikan terima kasih kepada Polda kepulauan riau yang telah berhasil mengungkap kasus TPPO yang melibatkan anak di bawah umur, tentu kami berharap banyak dalam kasus implementasi UU TPPO dan UU perlindungan anak sehingga proses hukum akan memberikan efek jera pada pelaku, agar anak-anak tidak lagi di eksploitasi secara ekonomi dan seksual.

“Tentunya memastikan pemulihan kondisi korban dan mengembalikan hak-haknya seperti semula,” kata Indrawan.

Lanjutnya, peran pemerintah daerah untuk melakukan upaya koordinasi upaya pencegahan, advokasi, pelatihan dan kerjasama, yang melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dan peduli guna bersama-sama satu pemahaman tentang tindak pidana perdagangan orang.

“Mengingat wilayah Kepri sendiri merupakan daerah transit yang mana potensi tindak pidana perdagangan orang sehingga sangat rentan terjadi,” terangnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyelamatkan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Hal yang perlu diperhatikan adalah pembinaan yang dimulai dari keluarga yang mampu membentuk ketahanan keluarga, serta kepekaan dari komunitas atau masyarakat di lingkungan keseharian anak. Sehingga nantinya lambat laun akan terbentuk budaya di masyarakat bahwa semua anak-anak Indonesia adalah anak kita sendiri yang harus dilindungi haknya, Dengan begitu anak-anak pun akan lebih merasa aman dan terlindungi.

Selain itu perlu adanya dorongan dan perhatian khusus dari pemerintah bagi organisasi keagamaan untuk membantu menyampaikan pentingnya perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. Hal ini dilakukan agar perlindungan bagi perempuan dan anak dapat melibatkan semua pihak.(*)

Kiriman : Aziz Maulana





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA