Komplotan Jambret Batam Beraksi di 10 TKP Dihadiahi Timah Panas di Karimun



WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Komplotan Jambret yang selalu meresahkan warga yang beraksi di wilayah hukum Polres karimun berhasil dibekuk oleh tim macan hitam satreskrim Polres karimun pada Kamis malam (22/8/2019), sekitar pukul 21.00 WIB.

Video Proses Editing..

Tiga jambret berinisial D, H serta R yang melakukan perlawanan saat hendak diamankan tersebut dihadiahi timah panas, dan sempat menjalani perawatan medis di RSUD HM. Sani karimun.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, PAD ajuma’at (23/8/2019) Kasat Reskrim Polres Karimun AKP. Lulik Febyantara menhungkapkan bahwa tiga pelaku yang berasal dari Batam tersebut ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan dari para korban, dan yang terakhir seorang ibu tumah tangga yang dijambret di daerah bukit senang.

“Pengungkapan ini bersama dari penyelidikan dari anggota tim reaksi cepat kami mendalami CCTV-CCTV yang ada di beberapa bank-bank dicabang karimun ada beberapa korban yang kehilangan ATMnya saat dijambret tersebut,” ujar perwira asal Jogya JawaTengah tersebut.

Lanjutnya, korban kuga menuliskan kode PIN ATM pada bagian belakangnya. Setelah itu kami coba berkomunikasi dengan para korban untuk segera melakukan Print out terhadap buku tabungannya. Dari situlah ketahuan bahwa setelah kejadian ATM tersebut telah digunakan oleh orang lain (jambret.red).

“Berbekal dari situ kita telah berkoordinasi dengan beberapa bank yang ada dikarimun untuk membuka CCTV, dan mendalami ciri-ciri dari para pelakunya tersebut dan setelah itu kami melakukan penyelidikan secara konvensional,” ungkapnya.

Lulik juga menjelaskan, dari informasi dilapangan, tim bergerak cepat dimana salah satu pelaku berinisial D di pasar puan maimun. Dan dari sana juga dikembangkan kepada lara pelaku lainnya, yaitu berinisial R dan H.

“Pelaku mengakui seluruh perbuatannya bersama dengan dua rekannya di 10 TKP berbeda, melakukan pencurian dengan kekerasan dengan modus jambret,” jelasnya.

Tersangka R sendiri telah mengumpulkan hasil curiannya dan dijual ke Batam, dan hasilnya dibagi bertiga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Saat ini ketiga pelaku jambret berhasil diamankan dipolres karimun beserta seluruh barang bukti lainnya, serta diancam dengan pasal 365 terkait tindak pidana pencurian disertai dengan kekerasan dengan ancaman hukuman selama sembilan tahun penjara.(*)

Tulisan : Aziz Maulana







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA