Sampah di Laut Makin Banyak di Anambas, Mestinya Dinas Lingkungan Cepat Antisipasi

Sampah di Laut Makin Banyak di Perairan Anambas



WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Penampakan sampah di pinggir laut menjadi pemandangan, dan terus menjadi perbincangan. Ternyata masalah sampah ini karena warga belum memiliki tong sampah, dan ini perlu peran langsung dari dinas terkait untuk menyediakan tong sampah ini di tiap tiap gang sepanjang jalan Ahmad Yani Laut sampai dengan Jalan Takari serta di Desa Sri Tanjung.

” Kami dari HNSI dan Unit Koprasi akan mecoba mengatasinya dengan cara melibatkan langsung masyarakat Desa Tarempa Barat, Khususnya sambil bersosialisasi akan dampak Sampah. Kami HNSI dan Koprasi akan berkolaborasi dengan Lanal Tarempa, hal tersebut bisa dilihat bentuk kolaborasi dan kepedulian Lanal Tarempa. Kami diberi bantuan sarana untuk mengendalikan sampah laut yakni jaring, yang mana saat ini sudah berada di pelabuhan Desa Tarempa Barat dan akan dirakit terlebih dahulu kemudian akan di pasang di sepanjang Jalan Pelantar Beton Dari Jln A.Yani Laut Sampai ke Arah jalan Takari ujung. Setelah itu Kami Berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk Menyediakan Tong Sampah di tiap tiap gang sepanjang jalan A.Yani laut sampai dengan Jalan Takari serta Desa Sri Tanjung,” kata Edi Londo Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (21/8/2019).

Ditambahkan Edi, masalah sampah ini bukan kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah di laut. Tetapi karena tidak tersedianya tong sampah dan kurangnya tenaga yang mengangkut sampah. Jika tidak ada tersedianya tong sampah masyarakat mau buang sampah di mana tanya Edi kepada Media Wartakepri.co.id siang tadi.

Insyaallah kami juga akan melibatkan Desa, dan jajarannya, RT RW, BPD, Serta organisasi yang ada di Desa kami untuk memulai kegiatan ini. Insyaallah jika tidak ada halangan pelaksanaannya tanggal 24 Agustus 2019 nantinya.

Ia juga mengatakan bahwa pada tanggal yang sama pihak HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas akan membagikan tas belanja kepada Masyarakat Khususnya buat Ibu ibu di pasar Ikan Siantan. Dirinya juga berharap setelah kegiatan ini mudah mudahan ada sponsor untuk bersama Peduli tentang pengendalian Sampah terutama Sampah Plastik.

” Rencana kita di Pasar Ikan Tarempa ” ZERO PLASTIK” Ke depan para penjual ikan di pasar ikan Tidak Lagi menyediakan Plastik. Jadi setiap ibu ibu yang belanja wajib membawa Tas Belanja yang kita bagikan setiap kali belanja guna menggantikan Penggunaan Plastik. Kedepan Pedagang Sembako juga kita harapkan juga mekakukan hal yang sama”harapnya.

Muslim Forum Pemantau Kebijakan Publik Koordinator Kabupaten Kepulauan Anambas juga mengkritisi dan berbicara fakta apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk penanggulangan sampah, masih sangat kurang.

Seperti infonya sudah ada Spit LBH yang setiap harinya untuk memungut sampah, selain itu ia juga berharap agar pekerja pemungut sampah harus ada minimal satu Minggu 3 kali dan di sertakan pengawasannya agar penanggulangan sampah di kabupaten kepulauan Anambas tepat sasaran.

Selain sampah yang berserakan di Laut Tarempa ini ia juga berharap agar sampah di daerah Perkuburan agar segera dituntaskan, tolong carikan lahan baru agar sampah tersebut tidak berserakan dan tidak menyebar kemana mana baik itu sampah maupun bau yang di akibatkan oleh sampah.

Ia juga berharap agar pemerintah membuat Perbub atau aturan yang mengatur persampahan, agar masyarakat benar benar paham tentang sampah, kalaunperlu diberikan sangsi kepada masyarakat jika melanggar aturan pemerintah tersebut, namun harus di Sosialisasi terlebih dahulu.

Andi Agrial Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (DishubLH) Kabupaten Kepulauan Anambas saat dikonfirmasi melalui akun WhatsApp pribadinya belum dibaca dan membalas.(Rama).







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA