Kantor Karantina II Karimun Musnahkan Ratusan Kilogram Bibit Tanaman dan Jeroan ada Malaysia



WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Badan karantina pertanian sebagai institusi penyelenggara perkarantianaan pertanian memiliki tugas mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit karantina dan orgasme pengganggu tumbuhan karantina diwilayah Indonesia, khususnya diwilayah karimun, serta melindungi keamanan pangan bagi kesehatan manusia.

Pemusnahan media pembawa Hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan orgasme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) di halaman kantor stasiun karantina kelas II Karimun pada Rabu (14/8/2019), diantaranya yaitu berupa Bibit tanaman hias, Lohangsung anggrek lainnya Sejumlah 14 batang, Bibit Tanaman benih sawi Sebanyak 29 Kg, Bahan asal Hewan daging (jeroan) unggas sebanyak 167,03 kg, Sayur dan buah segar Kangkung jeruk pisang mangga sebanyak 38 Kg, seluruh barang berasal dari negara Malaysia.

Seusai pelaksanaan pemusnahan, Kepala Kantor Stasiun karantina Kelas II Tanjungbalai Karimun, Priyadi menjelaskan bahwa operasional perkarantinaan selama ini masih mengalami berbagai kendala karena Kondisi diwilayah karimun yang sebagian besar merupakan pintu masuk pelabuhan laut baik yang sudah ditetapkan maupun pelabuhan tradisional yang cukup memprihatinkan.

“Kondisi masyarakat Kabupaten Karimun yang masih mengandalkan pasokan bahan pangan dari luar daerah, dengan melihat Kondisi geografis karimun dengan sarana transportasi perairan yang mengakibatkan tingginya harga distribusi bahan pangan dibandingkan diwilayah daerah Sumatera maupun Negeri tetangga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Priyadi menyampaikan untuk tingkat kesadarannya pun, masyarakat terhadap peraturan perkarantinaan hewan dan tumbuhan masih tergolong minim.

“Menjawab tentangan tersebut, stasiun karantina pertanian berupaya menjalin kerjasama dengan instansi terkait Kepelabuhanan, sekaligus mensosialisasikan terkait kegiatan pengawasan lalulintas MP HPHK dan OPTK, baik itu ditempat pemasukan yang telah ditetapkan maupaun pengwasan ditempat pengeluaran yang masih belum ditetapkan,” ungkapnya.

Turut Hadir pada Pelaksanaan kegiatan yang turut serta dihadiri oleh stakeholder terkait diantaranya perwakilan Kakanwil DJBC Khusus Kepri, perwakilan dari Danlanal serta Dandim 0317/Tbk dan Kapolres Karimun, KPPBC Type Madya Pabean B, Kejaksaan Karimun, Kabid Perdangangan dan ESDM Karimun, Dispatan kabupaten Karimun, Kasuasi Keamanan bandara Serta Wakapolsek KPP.

Pencegahan masuk serta menyebarnya hama serta penyakit hewan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan media pembawa HPHK/OPTK dipintu pintu Masuk dan Keluar ditetapkan baik terhadap kegiatan ekspor maupun impor pada jalur antar daerah. (Aziz Maulana)







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA