Mati Lampu di Jakarta Sekitarnya 4 Juli 2019 Jadi “Go Internasional”

Mati Lampu di Jakarta Sekitarnya 4 Juli 2019 Jadi Go Internasional



WARTAKEPRI.co.id – Gangguan gas turbin 1 sampai 6 di Suralaya dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin di Cilegon telah membuat Kota Jakarta jadi pemberitaan dunia. Gangguan itu menyebabkan aliran listrik padam total di Jakarta, sebagian Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah, Minggu (4/8/2019).

Dalam pernyataan terbarunya, PLN mengungkapkan bahwa listrik padam ini terjadi karena gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

I Made Suprateka Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN mengatakan, gangguan tersebut mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti terlepasnya jaringan (trip) transmisi seluruh pembangkit di sisi tengah dan
barat Jawa.

Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah area Jawa Barat meliputi Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Peristiwa listrik padam massal ini, mencuri perhatian media asing. Kantor berita Inggris, Reuters dalam laporanya menulis “ Indonesia capital, neighbouring provinces in Java hit by major power blackout ” atau Ibu Kota Indonesia dan wilayah sekitarnya dihantam pemadam listrik.

Media asal Singapura, The Straits Times juga turut menyoroti insiden pemadaman listrik skala besar ini, dengan mengangkat judul yang hampir sama dengan Reuters.

Sementara itu, media asal Rusia, Sputnik, mengangkat judul “ Tens of Millions Affected as Massive Electricity Outage Hits Indonesian Capital Jakarta ” dalam laporanya mengenai pemadaman ini.

Sebelumnya, pihak PT PLN (Persero) minta maaf atas pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini
dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan resminya. (*)







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA