Pemerintah Gandeng Amazon Dongkrak Kompetensi SDM di Bidang Cloud Computing





WARTAKEPRI.co.id, Jakarta – Amazon Web Services (AWS) menggandeng Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) untuk mendongkrak kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang cloud computing. Kerja sama ini menargetkan dapat melatih ratusan ribu SDM Indonesia dalam berbagai keahlian layanan cloud hingga tahun 2025.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menjelaskan, kerja sama ini sejalan dengan prioritas pemerintah untuk membangun SDM mulai 2019. Prioritas itu diarahkan kepada pembangunan SDM agar semakin kompeten, kreatif, inovatif, produktif, dan kompetitif.

“Untuk itu, tentu saja pemerintah sangat terbuka dan membuka diri serta memberikan insentif bagi dunia usaha untuk bisa bersama-sama dengan pemerintah dalam upaya mengakselerasi pengembangan SDM itu,” katanya.

Menurut Hanif, pembangunan SDM di tengah kemajuan teknologi digital saat ini sudah menjadi perhatian utama pemerintah. Sebab, ketika perkembangan teknologi begitu masif, Indonesia tidak boleh lagi sekadar menjadi pasar.

Masyarakat harus bisa memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga kemampuan digital perlu ditingkatkan.

Hanif menilai, pemerintah menyadari tantangan pembangunan SDM di zaman digital saat ini. Pemerintah mengantisipasinya dengan m bersama-sama mendorong digital literasi dan ekosistem inovasi agar berbagai bentuk kreativitas memperoleh ruang yang baik.

“Dengan ruang itu, kami percaya hal tersebut dapat menciptakan kesempatan kerja yang luas,” ucapnya.

Hanif juga mengapresiasi langkah AWS yang bersama-sama dengan Kemnaker akan memulai program pelatihan dan upgrading di bidang cloud computing secara bertahap. Untuk memulai program, kemitraan ini menargetkan 100 instruktur pada tahun ini.

Di tahun depan, jumlah peserta yang disasar bertambah  300 instruktur. Dengan demikian, pada 2025, pemerintah dan AWS menargetkan ratusan ribu tenaga kerja Indonesia yang sudah dilatih dan dididik untuk bidang cloud computing.

“Ini potensi yang cukup besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” kata Hanif.

Sumber:Republika



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA