Harga Cabai Di Tanjungpinang Terus Merangkak Naik


Polres Anambas

WARTAKEPRI.co.id, Tanjungpinang – Harga cabai di pasar tradisional Tanjungpinang, Kepulauan Riau terus merangkak naik. Para pedagang menjual cabai merah keriting di kisaran Rp 60 ribu-70 ribu per kilogram (Kg).

Yanti, salah seorang pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang mengatakan harga sempat turun. Lalu masuk bulan Juli ini kembali mahal. Hal itu membuat pelanggannya tidak membeli cabai sebanyak sebelumnya.

“Mahal sekarang. Sempat turun kemaren. Tapi, naik lagi. Sekilonya bisa sampe Rp100 ribu. Pelanggan minta kurangin. Nggak bisa lagi. Memang sudah segitu harganya.” tuturnya, Rabu (10/7).

Pemerintah Kota Tanjungpinang belum memberikan solusi terkait hal itu. Mahalnya biaya pengiriman dari luar daerah diduga menjadi penyebab naiknya harga cabai.

“Kita masih mendapatkan pasokan cabe dari luar daerah. Yang membuat naik itu karena biaya pengiriman dari Sumatera dan Pulau Jawa sedang mahal.” jelas Syahrul, Walikota Tanjungpinang.

Pemerintah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tanjungpinang tengah mencari solusi terkait permasalahan ini. Menurut Syahrul, turunnya harga tiket pesawat akan berpengaruh juga dengan harga cabai.

Sumber:genpi



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS