Dinyatakan Bersalah PT Pekanbaru, Caleg Gerindra M Yunus Batal Jadi Anggota DPRD Batam



WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Putusan Pengadilan Negeri Kota Batam yang menyatakan terdakwa pelaku politik uang, Muhammad Yunus untuk dibebaskan (10/06/2019), ternyata tidak sesuai dengan Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang menyatakan terdakwa bersalah, Senin (17/06/2019).

Sidang lanjutan tingkat banding di Pengadilan Tinggi Pekanbaru tersebut dipimpin langsung oleh Hakim Ketua, Dolman Sinaga, beserta dua hakim anggota, Agus Suwargi, Tahan Simamora.

Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru dengan nomor putusan 224/PID.SUS/2019/PTPBR menyatakan terdakwa, Muhammad Yunus terbukti secara sah
dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Muhammad Yunus sebagai peserta Pemilu yang dengan sengaja pada masa tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang kepada pemilih secara tidak langsung.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, Muhammad Yunus oleh dengan pidana penjara selama 3 bulan dengan ketentuan pidana tersebut tidak perlu dijalani, dengan masa percobaan selama 6 (enam) bulan.

Membebankan terdakwa, Muhammad Yunus denda sebesar Rp.10.000.000 dengan ketentuan tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan satu bulan penjara.

Menetapkan barang bukti 3 lembar contoh surat suara atasnama Muhammad Yunus, 18 lembar contoh surat suara, 1 helai Kaos ber logo Partai Gerindra atasnama Muhammad Yunus dirampas untuk dimusnahkan dan uang sebesar Rp. 600.000 disita untuk Negara. (Joni Pandiangan)







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA