Woow Wisata Hutan Mangrove di Natuna Keren Bikin Betah





WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Sejumlah obyek wisata yang berada di Natuna, Provinsi Kepri saat libur lebaran tahun 2019 ini diserbu  wisatawan lokal.

Sejak hari pertama libur dimulai pengunjung tidak henti-hentinya memadati Objek wisata salah satunya Mangrove Semitan yang berada di Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna.

Obyek Wisata Mangrove Semitan menjadi primadona wisatawan lantaran pesona hutan mangrove yang begitu memanjakan mata.

Tak hanya berfungsi sebagai pelindung pantai, pepohonan bakau di area ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Wisata Mangrove Semitan dikembangkan oleh Pemerintah Desa setempat, dengan memanfaatkan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018.

Pelantar kayu tersebut, saat ini baru dibangun dengan panjang 100 meter, dengan lebar 2,5 meter. Ditambah dengan pagar pembatas setinggi kurang lebih 1,2 meter.

Meski menghabiskan biaya ratusan juta untuk membangun wisata Magrov  tersebut, namun pihak pengelola desa tidak memungut biaya masuk sepeserpun bagi para pengunjung, alias gratis.

Berbagai kagiatan wisata yang dapat dilaksanakan di kawasan Wisata Mangrove Semitan, seperti menikmati hutan bakau, yang menyukai petualangan dapat menyusuri sungai sambil menyaksikan keragaman fauna disepanjang perjalanan, memancing dan menjala ikan di muara sungai semitan.

Diareal hutan mangrove sudah ditata sedemikian rupa. Kepingan papan disusun menembus hutan, saling menyambung.

Kemudian dilengkapi juga areal  berfoto yang ciamik so pasti bakal keren untuk koleksi Istagram mudeh.

Meski baru berjalan sekitar satu tahun lalu, namun wisata yang terletak persis dibawah jembatan besar Desa Pengadah ini, sudah berhasil menyedot para wisatawan untuk berkunjung.

Bahkan, wisatawan dari luar daerah pun, sudah pernah menapakkan kakinya di pelantar tersebut.

“Cukup unik ya, dan masih sangat alami. Woow Keren bagus banget,” ujar Dila Desfita Sari wisatawan lokal saat ditemui di Pengadah saat lebaran ke Empat.

Setelah sampai di hutan mangrove, pengunjung akan dimanjakan dengan pesona hutan mangrove yang dulunya merupakan kawasan hutan yang baru tergarap oleh perangkat desa setempat.

“Seru, kami naik perahu munyusuri muara sungai, kita sampai di hutan mangrove. Kita keliling-keliling menembus hutan dengan berjalan diatas papan,” kata Dila bersama keluarga.

Selain menikmati pesona hutan mangrove, pengunjung juga bisa melihat sejumlah fauna yang ada di lokasi wisata tersebut. Salah satunya suara Jangrik  yang hidup di hutan mangrove.

Pihak Desa Mengaku masih dalam proses pengembangan dan mencari ide ide menarik agar lebih banyak menarik minatpengunjung.

Pihak pengelola menghimbau agar para pengunjung selalu menjaga kebersihan, dengan tidak mencorat-coret pagar dan pelantar jembatan, serta tidak membuang sampah ke sungai.

Disetiap sudut pelantar, pihak pengelola juga memasang berbagai himbauan yang terbuat dari potongan kayu, bagi para pengunjungnya.

Salah satunya adalah larangan menebang mangrove sembarangan, yang dapat dikenakan pidana.

Lokasi wisata ini sangat mudah sekali dijangkau. Dari pusat Kota Ranai, perjalanan bisa ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit, menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Selain berwisata, pengunjung dapat berintraksi langsung dengan masyarakat setempat dengan mengunjungi kampong lama semitan yang telah siap menyambut dengan memperkenalkan kuliner tradisional dan membuka rumah-rumah sebagai Homestay.

Di malam hari kita dapat melihat  kunang-kunang seperti lampu menyala yang berkilau di semak-semak.

Kesadaran akan wisata hijau seperti ini mendorong membuat kita membantu dalam melestarikan lingkungan murni yang berharga ini dari kehancuran.

Munculnya wisata alam hutan mangrove ini, adalah bukti bahwa masyarakat di Pedesaan Natuna, sudah mulai sadar untuk mengembangkan wilayahnya, dengan membuat Desa Wisata. Memang beberapa tahun terakhir ini, Desa Wisata menjadi tren baru untuk meramaikan sektor pariwisata di Indonesia.(Rky)





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA