Inilah Postingan di Akun Facebook yang Mengatasnamakan Rocky Gerung dan Dilaporkan ke Polisi



WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya sudah menerima laporan dari Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) yang melaporkan akun media sosial Facebook yang mengatasnamakan Rocky Gerung. Polisi menyelidiki posting-an yang menjelekkan capres Joko Widodo (Jokowi) sebagaimana yang dilaporkan ARJ.

“Ya tentu kita selidiki. Kan sudah ada laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (31/5/2019).

Argo menyebut saat ini belum mengetahui secara rinci terkait laporan itu. Namun ia menegaskan pihaknya akan menyelidiki setiap laporan yang masuk berdasarkan pasal yang dilaporkan oleh pelapor.

“Intinya polisi akan mempelajari, menyelidiki laporan yang masuk ke kita berdasarkan pasal yang dilaporkan,” tegas Argo.

Diketahui, ARJ yang diwakili oleh tim hukum ARJ, C Suhadi melaporkan akun Facebook yang mengatasnamakan Rocky Gerung karena membuat posting-an yang menjelek-jelekan Jokowi. Dalam akun tersebut, Suhadi belum mengetahui siapa pemilik sebenarnya akun tersebut.

Laporan itu teregister pada LP/3408/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus dengan pelapor ia sendiri dan terlapor masih dalam penyelidikan. Pasal yang dilaporkan ialah ujaran kebencian melalui media elektronik Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 48 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Berikut ini posting-an di akun Facebook yang mengatasnamakan Rocky Gerung.

#BAHAYA BESAR MENUNGGU INDONESIA!!

Mata dunia kini tertuju ke Indonesia. Jokowi yang haus kekuasaan memaksa KPU dan BAWASLU agar bekerja cepat mempolitisir perolehan suara dilapangan agar sesuai dg presentase QC yg 2 mingguan ini tetap dipaksakan tayang di tipi.

Indonesia membara. Pendukung Prabowo sdh kantongi C1 asli dan menjelaskan Prabowo menang 62% atas Jokowi.

Namun bukan Jokowi namanya kalo bukan Culas, Licik dan Rakus. Berbekal kemenangan palsunya 2014 lalu ia tengah berusaha segala cara melemahkan semangat juang pendukung Prabowo dan agar mengakui kekalahan Prabowo meski secara Real Count Prabowo menang telak di 30 Provinsi.

Baru sekarang terjadi, Jokowi yang hanya menang di 4 provinsi memaksa semua elemen bangsa ntk mengakui kemenangannya padahal rakyat menyaksikan Prabowo unggul di 75% provinsi. Sesungguhnya sikap tak terpuji.(*)

Sumber: Detik.com







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA