Ramai-ramai Kompak Tolak People Power di Penjuru Negeri Sampai Ke Natuna


WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – People power didengungkan oleh beberapa pihak menyikapi hasil pemilu. Kompak, masyarakat ramai-ramai tolak seruan itu.

Dalam catatan Wartakepri.co.id terlihat sejumlah daerah juga ikut menolak aksi tersebut, tidak terkecuali dari daerah paling utara indonesia  Provinsi Kepri, Kabupaten Natuna menalak aksi tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kabupaten Natuna menghimbau agar masyarakat tidak ikut-ikutan dalam gerakan “People Power” yang menolak hasil pengumuman Pemilu 2019 yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan sejumlah tokoh dan pemuka agama Kabupaten Natuna Rabu,15 Mei 2019.

Baca Juga :  Keluh Kesah Warga Serasan ke Kapolsek Serasan Natuna

Adapun isi dari Deklarasi/ Statement dari pemuka dan tokoh tersebut diantara lain adalah:

“Dengan Ini menyatakan bahwa, pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Natuna telah selesai dan berjalan dengan aman, jujur, adil, dan tidak terjadi kecurangan apapun”.

“Kami selaku para tokoh pemuka di Kabupaten Natuna mengajak Seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh ajakan yang bertentangan dengan hukum, dan menolak segala bentuk provokasi yang mengajak gerakan “People Power” terkait penetapan Hasil pemilu 2019 oleh KPU RI.”

“Oleh karena itu, mari kita bersama menciptakan situasi yang aman dan kondusif dengan memberikan kesejukan terhadap masyarakat dengan bahasa-bahasa yang lebih mempersatukan dan mempertahankan NKRI dengan berpedoman pada Pancasila dan UU 1945 ,
NKRI HARGA MATI.”

Baca Juga :  Bupati Hamid Gelar Syukuran MV Indra Perkasa 159‎ di Pulau Penyengat
ICMI KABUPATEN NATUNA

Pernyataan dan himbauan ini disampaikan oleh pemuka dan tokoh di Kabupaten Natuna diantaranya sebagai berikut:

H. Abdullah Zakaria
Ketua NU Kab.Natuna

H.Khairullah
Ketua Muhammadiyah Kab.Natuna

H. Wan Zawali
Ketua LAM Kab.Natuna

Kartubi
Ketua STAI Kab.Natuna

Joni Puas alias Cucu
FKUB Kab. Natuna dari Agama Budha.

H. Abdul Kadir Imam besar Masjid An Nur Batu Hitam Ranai Kab. Natuna.

Pendeta Petrus Martua Simanjuntak Toga dari Gereja GPPS Karamel Batu Hitam Kab. Natuna.

Firdaus
Tokoh Pemuda Kab. Natuna.

Mukhrizal Saban
Lurah Kec.Sedanau
H. Endang Firdaus, S.Pd
Ketua Mesjid Besar An Nur Kec.Sedanau.

Baca Juga :  Pemkab Natuna Berlakukan Program Natuna Sehat, Jamkesda Tidak Berlaku lagi

Menurut H. Wan Zawali
Ketua LAM Kab.Natuna, seruan dan ajakan people power yang muncul pasca pemilu meresahkan masyarakat. Apalagi ajakan dan seruan ini muncul pada bulan Ramadhan, yang seharusnya masyarakat tenang menjalankan ibadah dan menahan amarah dalam puasa.

“Tidak tepatlah jika harus ada people power. Tahapan Pemilu sedang berlangsung hingga 22 Mei nanti pas ada pengumuman. Hendaknya kita menghormati hasil demokrasi ini penuh harapan dengan jujur dan adil,” ujar para Tokoh pemuka agama di Natuna.(Rsd)

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS