Kompol Putu Bayu Pati: Ada 151 Pelanggaran Berhasil Ditindak Selama Operasi Seligi 2019





WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Untuk menekan angka keselamatan lalu lintas bagi pengendara roda dua dan roda empat, Polresta Barelang melakukan operasi keselamatan Seligi 2019 lalu, selama dua minggu dimulai tanggal 29 April 2019 sampai 12 Mei 2019 berlangsung aman dan lancar.

Kasatlantas Polresta Berelang, Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan selama kegiatan operasi Keselamatan 2019 lalu dimana kegiatan tersebut di laksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat khususnya dalam mematuhi peraturan berlalu lintas di jalan raya. Dari hasil operasi keselamatan seligi ada sekitar 151 pelanggaran sepanjang 2019.

“Kegiatan tersebut, upaya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, selain itu juga kita lakukan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat dalam berkendaraan di jalan raya,”kata Kasatlantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati Senin (13/5/2019) di ruang kerjanya.

Putu menjelaskan, selama razia seligi kita ingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas seperti wajib membawa surat izin mengemudi (SIM), STNK dan helm bagi pengendara dan khusus pakai mobil juga sama halnya membawa kelengkapan kendaraannya dan memakai Safety ball.

Disamping itu, Jelang idul fitri mungkin banyak warga pulang kampung, untuk itu periksa terlebih dahulu rumah sebelum meninggalkan rumahnya, Kalau perlu ketika mudik jangan lupa infokan ke RT RW setempat jangan lupa kunci ganda motornya.

Selain itu dalam waktu dekat ini sekolah akan melakukan kelulusan, Putu menghimbau kepada seluruh siswa siswi untuk jangan membuat kegaduhan saat kelulusan, lakukan yang positif di sekolah saja, tidak perlu iring iringan pakai sepeda motor di jalan raya dan coret baju, lebih baik dihibahkan kepada adik adik yang membutuhkan.

Ditempat yang sama, Wakasatlantas Polresta Barelang AKP Kartijo menambahkan, sepanjang kegiatan razia seligi 2019 kita menemukan beberapa data teguran dan tilang sudah di tekankan dalam operasi tersebut yang ada 8 proritas dan operasi keselamatan Seligi dengan sistem hunting.

Dimana menurut Kartijo, perbedaan rentang waktu keselamatan. Dibandingkan tahun sebelumnya sangat jauh turun drastis angka kecelakaan lalu lintas. “Artinya tingkat kesadaran masyarakat sangat tinggi dalam mematuhi lalu lintas,”tuturnya.

Kartijo mengungkapkan, dalam waktu dekat ini akan ada pelebaran jalan dari simpang pintu 1 sampai muka kuning kita usulkan. Jadi akan ada rekayasa jalan akan kita lakukan. Dari arah panbil bisa masuk arah industri. Kita baru usulkan semoga bisa terealisasi.

“Jadi kita akan lakukan koordinasi dengan dinas Pekerjaan umum dan PUPR khususnya jalan yang ada di kawasan Batam indo dan muka kuning, hasilnya pihak perusahaan juga menyampaikan jangan sampai terganggu namun kita memikirkan masyarakat umum juga,”ungkap Kartijo.

Kartijo menyebut beberapa waktu yang lalu kita melaksanakan perbaikan jalan berlobang untuk menghindari lakalantas, jadi jalan yang berlobang kita tambal dengan melibatkan dinas (PU) untuk menambal jalan yang berlubang, sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Kartijo juga menghimbau kepada orang tua siswa agar menjaga anaknya dan melarang keras bagi anak yang ikutan Balap liar, secara tegas kita tangkap dan berikan peringatan. Maka dari itu orang tua berperan dalam menjaga anaknya sehingga kedepan jangan sampai cacat.(*)

Kiriman : Taufik Ch



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA