Rakor Kawasan Perbatasan dan Sinkronisasi Pembangunan Untuk di Anambas dan Natuna


WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Rakor tersebut juga dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah perbatasan serta mensinkronisasikan data yang didapat dari OPD teknis terkait yang kemudian akan menjadi usulan yang dimuat kedalam rencana aksi.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, Kepri sebagai garda terdepan NKRI di bagian barat memiliki sejumlah daerah perbatasan memiliki potensi sumber daya alam besar yang jika dikelola dengan maksimal akan menjawab kebutuhan masyarakat untuk maju dan sejahtera.

”Dengan melimpahnya sumber daya alam baik perikanan dan energi yang ada di sejumlah titik di Kepri, maka harus kelola potensi itu dengan maksimal serta jaga dengan baik agar dapat tersalurkan menuju keberhasilan pembangunan, buat Kepri maju dan sejahtera,” ujarnya saat membuka rakor itu.

Baca Juga :  Tindakan Cabul di Natuna Mencemaskan, Ini Respon KLA

Perwujudan tersebut menurut Nurdin tidak serta merta dapat berjalan dengan mudah. Banyaknya negara tetangga yang mungkin akan terjadi gesekan-gesekan yang akan menyebabkan terhambatnya pembangunan tentu menjadi buah pikiran bersama untuk diselesaikan.

”Langkah konkret harus kita upayakan untuk menciptakan stabilitas keamanan di daerah perbatasan serta tentunya dapat mengelola potensi yang dimiliki dengan baik dan lancar,” lanjut Nurdin.

Baca Juga :  Desain Megah Astaka MTQ VI Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang

Dengan rakor ini, Nurdin tentunya berharap agar dapat menghasilkan formula-formula terbaik dalam upaya mewujudkan sinergitas semua pihak untuk membangun daerah perbatasan.

”Serta tentunya terus membangun komunikasi agar formulasi yang didapat dapat diteruskan ke pemerintah pusat sehingga terjadi kolaborasi dan dukungan aktif semua pihak baik secara vertikal maupun horizontal,” pungkasnya.

Kabag Pengelola Perbatasan Biro Pemerintahan dan Perbatasan Provinsi Kepri Roslan melaporkan rakor itu dalam upaya untuk mendukung penuh pembangunan kawasan perbatasan dalam menciptakan persiapan yang matang.

Roslan melanjutkan, tujuan dan maksud dari pelaksanaan rakor antara lain mendapat data usulan pembangunan wilayah perbatasan yang kemudian dijadikan rencana aksi.

Baca Juga :  Dana Hibah Natuna Kecil, Jadi Hanya Cukup untuk Ini Saja...

Lalu bertujuan untuk menciptakan sinergitas dan kesesuaian program yang kemudian akan diperpanjang ke pemerintah pusat untuk memaksimalkan peluang mendapat DAK yang lebih besar dengan usulan-usulan pembangunan yang terbaik.

Rakor sendiri diikuti oleh peserta sebanyak 50 orang yang merupakan perwakilan dari dinas terkait dan daerah-daerah Kepri yang berada di perbatasan seperti Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan mengundang narasumber yakni Direktur Daerah Tertinggal, Transmigrasi dan Pedesaan.(*)

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS