Bintan Juara Pawa Ta’ruf dan Stand Pameran Terbaik di STQ dan Hadist ke VIII Kepri Tahun 2019



WARTAKEPRI.co.id Senyum lebar itu keluar dari wajah Wakil Bupati Bintan, H Dalmasri Syam. Ya orang nomor dua di Kabupaten Bintan itu menerima piala juara Pawa Ta’ruf dan Stand Pameran Terbaik dalam iven Seleksi Tilawati Quran dan Hadist (STQH) ke-VIII Provinsi Kepri.

Kabupaten Bintan berhasil mengungguli kabupaten/kota lainnya, pada penampilan pawai taaruf dan stan pameran. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bintan menurunkan setidaknya 4.500 peserta, pada pawai taaruf. Dengan membawa tema budaya seni budaya Melayu tarian Mak Yong, serta ratusan penari dengan tema Mari Membaca Alquran.

Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits ke VIII Ditutup

Saat pembukaan STQH ke-VIII (2019) Kepri, Kabupaten Bintan menampilkan tarian kolosal ‘Bintan Gemilang’. Penampilan 200 penari memukau ribuan penonton dan para pejabat yang hadir. Tarian kolosal ‘Bintan Gemilang’ ini juga menceritakan tentang kedigdayaan pemerintahan Melayu Bintan, sebagai tempat persinggahan kaum dagang untuk jual beli, pada masa lampau.

Selain itu, stan pameran dan bazar Kabupaten Bintan juga meraih juara 1, pada malam penutupan STQH ke-VIII Provinsi Kepri, Rabu (1/5/2019) malam lalu. Stan bazar Bintan membawakan tema Maghrib Mengaji.

Gubernur Kepri dan Wakil Bupati hadiri Serahkan Hadiah ke para pemenang di STQ dan Hadist 2019 di Bintan

Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam selaku Ketua LPTQ Bintan mengatakan, penyelenggaraan STQH ke-VII Kepri ini, membawa keberkahan tersendiri bagi Bintan.

“Alhamdulillah, kita menjadi yang terbaik untuk pawai taaruf serta stan pameran dan bazar,” kata H Dalmasri Syam, usai penutupan STQH ke-VIII Kepri.

Selain Pemkab Bintan, Dalmasri mengungkapkan, keberkahan juga akan dirasakan bagi para pedagang dan pegiat kerajinan tangan. Pasalnya jumlah pengunjung di Bintan, khususnya kawasan STQH ini melonjak drastis. Panitia juga menyiapkan stan dan lapak bagi pemasaran produk kerajinan. “Ekonomi masyarakat Bintan naik, dengan penyelenggaraan STQH ini,” ujarnya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq Menerima Piala Juara umum STQH Kepri di Kabupaten Bintan

Sulastri (43) seorang pedagang makanan ringan yang membuka lapak di sekitaran kolam taman Kota Kijang mengatakan, ada kenaikan omzet dibandingkan hari biasanya. Walau pun enggan menyebutkan secara nominal, namun Sulastri dan pedagang lainnya bersyukur, atas hasil penjualan barang dagangannya, selama STQH ke-VII Kepri.

“Alhamdulillah dagangan kami luar biasa laris. Kalu dari biasanya, ini berkali-kali lipat. Dari malam pembukaan kemarin sampai di hari kedua ini, ramai yang datang ke sini. Kadang rombongan peserta STQH, kadang masyarakat sekitar sini, dan masyarakat luar yang datang ke sini,” ungkap Sulastri.

Kasmi (32) seorang penjaga stan bazar yang mempromosikan beberapa jenis kerajinan tangan juga merasakan hal yang sama. Produk kerajinan seperti gantungan kunci, liontin kalung dan beberapa pernik lainnya yang terbuat dari tulang maupun sisik ikan, laris diburu pengunjung.

“Malam taaruf sebelum pembukaan kemarin, sudah ramai di sini. Puncaknya pas malam pembukaan dan penutupan. Alhamdulillah hasil kerajinan kami banyak dibeli. Ada juga yang meminta nomor handphone kami, katanya untuk nanti mau pesan gantungan kunci sisik ikan ini,” demikian diungkapkan Kasmi.(*)

Sumber : Humas Bintan







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA