Bawaslu Batam Tegaskan Petugas Jangan Ikut Bekerjasama Untuk Memenangkan Caleg satu Partai





WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh sejumlah Caleg yang bekerjasama dengan petugas-petugas pemilu di tingkat kecamatan di Kota Batam. Tercium adanya pemufakatan Caleg untuk meraih kemenangan dengan cara melanggar hukum.

Komisioner Bawaslu Batam Divisi Hukum, Mangihut Rajagukguk mengatakan banyak Beredar C-1 yang tidak sesuai dengan hasil di tempat pemungutan suara (TPS). Sehingga perlu diberitahukan jangan mencoba-coba mengubah C-1.

“Telah ditemukan beberapa C-1 yang tidak sesuai dengan hasil di TPS,” ucap Mangihut, Senin (21/04/2019).

Mangihut menegaskan bahwa akan menggunakan C-1 hasil pleno atau teli. “Jangan sekali-kali menggunakan C-1 bodong atau palsu,” katanya.

Masih menurut Mangihut, semua saksi dan Caleg jangan bekerjasama dengan petugas pemilu sebab ada pidananya.

“Andai kata para saksi dan caleg melakukan pemufakatan tersebut dengan petugas pemilu maka akan dipidanakan. Perlu diketahui bahwa ancaman hukuman pidana sampai dengan empat tahun,” papar Mangihut.

Mangihut menceritakan bahwa telah ditemukan C-1 bodong pada saat rekapitulasi di kecamatan Lubuk Baja, Batam Kota, Batuaji dan Sagulung.

“Jikalau nanti ada ditemukan perbedaan yang signifikan jumlah suara di tingkat kecamatan maka akan dibuka kembali dan dihitung ulang di tingkat Kota,” tutup Mangihut. (Joni Pandiangan)

Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA