Pasca Pemilu TNI Polri Dan Pemda Natuna Tetap Monitor Ke Desa



WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Pemilu 2019 telah dilaksanakan. Saat ini tinggal menunggu hasil penghitungan real di KPU untuk menentukan siapa saja yang menduduki jabatan eksekutif maupun legislatif untuk satu periode ke depan.

Selain semua masyarakat Natuna dan umumnya Indonesia, sukses perhelatan Pemilu ini tentu saja juga tak lepas dari peran dan sinergitas TNI-Polri yang tak kenal lelah menjaga dan mengawal Pemilu agar berjalan sukses.

Kedua komponen kemanan negara tersebut harus memastikan berjalannya pesta demokrasi tahun ini tetap dalam suasana kondusif.

Mulai dari pengiriman logistik, keduanya telah bersinergi dan komitmen untuk bisa mendistribusikan logistik pemilu agar sampai ke setiap daerah, hingga pelosok.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa desa Ceruk Serka Rapius dan Babinkamtibmas Bribka David Arfiad bersama Kades desa Ceruk, Aramli komsos tentang situasi keamanan wilayah pascah pemilu didesa Ceruk.

“kita terus monitor melalui komunikasi Sosial (komsos) tentang situasi keamanan wilayah pasca  pemilu didesa,” ujar Sekra Rapius, di Ranai, Minggu (21/4/2019).

Bersama beberapa personel Polri di Pulau Terdepan Natuna mereka menerjang medan yang berat bergelombang  laut Natuna utara demi menyalurkan logistik pemilu dan memastikannya sampai di TPS di tiap kecamatan.

“Kita juga menghimbau agar masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak terpancing isu provokatif yang bisa menggangu stabilitas keamanan,” tutur Rapius.

Jalan berlumpur, sungai dengan aliran yang deras dan tebing yang terjal mereka lalui tanpa mengeluh sedikit pun.

Di benak mereka, hanya terpatri satu hal, logistic harus sampai di lokasi dengan selamat dan tepat waktu.

Apa yang ditunjukkan oleh para anggota TNI-Polri ini tentu saja sejalan dengan apa yang disampaikan Kapolri maupun Panglima Abri meminta kepada seluruh personel untuk bersinergi dengan TNI dan masyarakat agar turut serta mengamankan pemilu tahun ini.

“Kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, terus pererat sinergisitas yang telah dibangun antar-aparat pengamanan dan seluruh elemen masyarakat guna menjamin keamanan,” kata Panglima TNI di kutip dari media Nasional berapa pekan lalu.

Hal tersebut terbukti saat Pemilu 17 April kemarin berlangsung, Babinsa dan Polisi turut mengawal di tempat pemilihan untuk menjamin keamanan, dan kondusifitas pemungutan suara.

Selain itu, TNI dan Polri  juga turut membantu masyarakat agar dapat menggunakan haknya dengan baik.

Bupati Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, H. Abdul Hamid Rizal beserta istri memberikan Hak Suaranya pada Pemilu serentak 2019 di TPS 17 Kelurahan Ranai.

Kepala daerah Natuna ini tiba di TPS pukul 07.50 WIB dan mengikuti semua prosedur sesuai mekanisme pelaksanaan Pemilu yang ditetapkan KPU.

Tempat terpisah, Bupati Natuna Hamid Rizal dan istri memberikan hak suaranya dengan menggunakan formulir A-5, karena beliau berstatus KTP sebagai warga Tanjung Pinang dan berdomisili di Natuna.

Usai memberikan hak suaranya kemarin pagi, kepada wartawan mengungkapkan bila pelaksanaan pemungutan suara yang dilaksanakan oleh Komisi Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 017 berjalan sesuai prosedur.

“ Ya kita pantau semua TPS berjalan lancar proses pemungutan suaranya tingkat partisipasi warga sangat tinggi,” ujar Hamid.

(Rky)







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA