Pembangunan Tower Seluler di Letung Anambas Tunggu Keputusan Bandara

Pembangunan Tower Seluler di Letung Anambas Tunggu Keputusan Bandara





WARTAKEPRI.co.id ANAMBAS – Kebutuhan akan akses telekomunikasi dan aksesbilitas internet di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas cukuplah tinggi, sehingga sejumlah pihak terus melakukan upaya untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas telah menyurati pihak Bandar Udara (Bandara) Letung pada tanggal 5 April 2019 dengan Nomor 151/kdh.KKA.050/IV.19 tentang permohonan penempatan lokasi pembangunan tower SST.

Berpedoman dengan undang-undang Nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan maka diperlukan rekomendasi terkait pembangunan tower sebab lokasi tower yang bakal dibangun itu apakah menganggu aktivitas komunikasi penerbangan atau tidak.

“Kita sudah surati pihak otoritas Bandara Letung. Kita menunggu surat rekomendasi itu. Pasti Pemda terus berupaya untuk mewujudkan lancarnya aksesbilitas internet di Jemaja dan Jemaja Timur,” kata Jeprizal selaku Kepala Dinas Kominfo Anambas kepada wartawan, kemarin.

Adapun lokasi yang diajukan ke pihak Bandara yakni kandidat I N 02.98228′-E 105.72821′, kandidat II N 02.98720′-E 105. 72420′, kandidat III N 02.98689′-E 105.72061′.

“Titik koordinat ini yang kita ajukan itu terletak di Desa Batu Berapit Kecamatan Jemaja dengan estimiasi ketinggian tower SST 72 meter,” sebut dia.

Katanya, tujuan dari pembangunan tower SST adalah sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam pengembangan infrastruktur TIK di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam mendukung proyek Palapa Ring Barat (PRB) yang merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat dalam membangun ketersedian layanan jaringan serat optik, sebagai tulang punggung bagi sistem telekomunikasi nasional yang menghubungkan seluruh kabupaten/kota demi pemerataan akses pitalebar (broadband) di Indonesia.

“Insyallah tahun 2019 ini fasilitas pembangunan akses telekomunikasi dan aksesbilitas jaringan internet akan bisa diwujukan. Butuh waktu saja, kini masih tahap proses,” ucap dia.

Ia juga berharap peran serta masyarakat khususnya Jemaja dan Jemaja Timur ikut berperan serta dalam mendorong pembangunan tersebut. Mustahil jika masyarakat tidak mendukung akan bisa diwujudkan tentang hal ini.

Sedangkan, Gunawan (37) warga Kelurahan Letung Kecamatan Jemaja mengatakan, kebutuhan akan jaringan telekomunikasi dan jaringan internet bukan menjadi barang mewah lagi. Perlu diketahui saat ini bisa dikatakan jaringan telekomunikasi dan internet sudah termasuk suatu kebutuhan dasar hidup bagi masyarakat.

“Saya bangun tidur saja handphone android yang saya cari. Dulu ke kamar mandi dan lakukan aktivitas lainnya. Belum lagi bagi pegawai pemerintahan akan membuat laporan keuangan, kinerja melalui aplikasi secara online,” sebut dia.

Sementara itu Leo selaku Bagian Regulasi dan Site Acquitision Moratelindo mengatakan, saat ini pihaknya fokus di lokasi Tarempa yakni telah dibangun 3 tower sudah selesai dilaksanakan, satu tower lainnya yang berada di bukit tengkorak dalam tahap pembangunan pondasi.

“Kita bangun 4 tower rencananya di 4 titik di Siantan. 3 tower sudah selesai dibangun, 2 tower proses instalasi berada di Teluk Buluh dan Pasir Merah. Sedangkan 1 tower yang berada di Pasir Peti menunggu arus listrik dialiri. Sisa 1 tower lainnya yang berada di Bukit Tengkorak masih tahap pondasi,” jelas Leo.(*)

Kiriman : Rama





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA