Dirut Bright PLN Batam Dadan Kurniadipura Resmikan Pengoperasian Gardu Induk Gito di Kabil



WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Direktur Utama Bright PLN Batam Dadan Kurniadipura meresmikan pengoperasian Gardu Induk Tanpa Operator (Gito) yang terletak di Kawasan Kabil Nongsa Batam, Senin (1/4/2019) siang. Beroperasinya Gito Kabil secara otomatis juga beroperasi gardu-gardu induk lainnya yang ada di Batam.

Menurut Direktur Utama Bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura menjelaskan, Gito ini merupakan trobosan teknologi yang dilakukan PLN Batam dalam langkah efisiensi.

“Saat ini 75 persen pembangkit kita menggunakan bahan bakar gas, dan 25 persen menggunakan batu bara, sementara harga gas terus meningkat, sedangkan tarif listrik kita tak mengalami kenaikan, sehingga kami harus melakukan efisiensi,” paparnya.

Dijelaskannya, untuk satu gardu, PLN Batam mempekerjakan 6 karyawan yang dibagi dalam 3 shift, yang bertugas mencatat.

“Sehingga kurang produktif, makanya mereka akan kita pindahkan ke bagian lain, yang lebih produktif,” sebutnya.

Kedepan, Dadan mengatakan akan lebih meningkatkan penggunaan teknologi untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya operasional.

“Kedepan, tidak ada lagi petugas pencatat meteran, nanti meteran langsung di pantau dari head office, begitu juga petugas penyegelan dan pencabutan meteran bagi pelanggan yang telat bayar, karena sudah bisa langsung kita lakukan dari kantor,” kata orang nomor satu di Bright PLN Batam ini.

Ditambahkan General Manager Pembangkitan dan Energi Bright PLN Batam, Muhammad Nasir Fajri, untuk wacana pengoperasian Gito ini sudah dimulai sejak Agustus 2018 silam. Namun perlu kajian serta study banding ke sejumlah daerah terkait Gardu Induk ini.

Dijelaskan Nasir, ada 11 gardu induk yang saat ini beroperasi di Batam. “Delapan diantaranya mau kita jadikan Gito, sedangkan tiga lagi tidak bisa karena berdekatan dengan pembangkit,” paparnya.

Pengoperasian Gito ini juga disejalankan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dari tiga panti asuhan, serta anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu di sekitar Gito Kabil.(*/bos)

Editor : Dedy Suwadha







DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA