DPRD Batam Sepakat Untuk Revisi Kenaikan Tarif Pajak Penerangan Jalan Umum 2019



Ikuti Berita Terbaru Kami

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah dinilai harus segera direvisi. Sebab, selain karena telah menjadi produk hukum daerah, perda ini hanya mengamanahkan penundaan selama setahun.

“Ini kan (Perda Nomor 7 Tahun 2017) sudah jalan dua tahun. Makanya harus direvisi. Kecuali dalam klausul perda ada aturan tambahan yang menyebutkan perda bisa ditunda selama dua tahun,” ujar anggota Komisi I DPRD Batam Sukaryo, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga :  Hitung Cepat Sementara Pilkada Putaran II DKI SMRC dan Populi: Anies-Sandi Menang

Diakuinya, revisi Perda Nomor 7 Tahun 2017 ini diyakini tidak akan memakan waktu yang lama. Sebab revisi perda hanya dilakukan pada PPJU. Mekanismenya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan revisi ke DPRD Batam, selanjutnya dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Batam dan terakhir diparipurnakan.

“Revisi gak lama, asal ada kesepakatan kedua instansi yakni Pemko dan DPRD. Selan-jutnya, kita laporkan ke gubernur dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jadi, tak perlu lagi kita tunda-tunda,” jelas Sukaryo yang juga ketua Bapemperda DPRD Kota Batam.

Baca Juga :  Iman Sutiawan Optimis Warga Batam akan Hadir Capai 100 Ribu di Acara Prabowo Menyapa Kepri

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Batam Edward Brando mengakui, penundaan penerapan pajak yang berulang kali akan menimbulkan penilaian yang negatif. Oleh sebab itu, ia juga mengusulkan agar perda tersebut direvisi.

Setelah penundaan selama tahun 2018, Pemko Batam segera memberlakukan kenaikan tarif PPJU pada April mendatang. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah mengatakan kenaikan tarif PPJU dilakukan sesuai Perda Nomor 7/2017 tentang Pajak Daerah.

Baca Juga :  Beginiah Ustaz Arifin Membujuk Ustaz Somad Mendampingi Prabowo

“Sebenarnya Pemko Batam sudah mengajukan surat untuk ditunda kembali kepada DPRD Batam awal tahun 2019. Tapi sejauh ini belum ada balasan,” kata Raja Azmansyah, Selasa (11/3/2019).

Saat ini pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan PLN Batam untuk menyiapkan sistemnya. Raja Azmansyah menjelaskan target pendapatan PPJU tahun 2019 sebesar Rp 195,1 miliar dan saat ini realisasi baru Rp 27,8 miliar atau 14,26 persen. (*/swk)

Editor : Dedy Suwadha

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS

Berita Terkait