Pengemudi Taksi di Harbour Bay Keluhkan Tarif Rp 30 Ribu Hantar Penumpang ke Wilayah Nagoya



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tarif murah sebesar Rp 30 ribu dengan tujuan kawasan Nagoya dan sekitarnya dikeluhkan pengemudi taksi yang biasa beroperasi di Pelabuhan Harbour Bay Jodoh Batam.

Tarif murah itu ditetapkan oleh pengelola pelabuhan Harbour Bay Batam, membuat pengemudi taksi yang biasa melayani para penumpang, merasa rugi.

Keberatan dan keluhan mereka tersebut bukan tanpa alasan, soalnya tarif yang diterapkan itu sangat jauh dari standar tarif yang berlaku sesuai dengan keputusan pemerintah yang telah disepakati.

Menurut para pengemudi taksi, kebijakan yang harus mereka laksanakan tersebut, awalnya oleh pengelola pelabuhan disebut hanya sebagai dalih untuk promosi saja, agar pelabuhan Harbour Bay tetap ramai dari pengunjung.

Baca Juga :  Dihadapan Buwas, Gubernur Nurdin Bertekad Kepri Zero Narkoba ‎

Namun lama kelamaan kebijakan yang tidak ada limitnya itu dan sudah berjalan sekitar tujuh bulan, malahan membuat pengemudi semakin kesulitan untuk bisa memenuhi biaya operasional yang semakin tinggi.

Ditambah lagi para penumpang yang ada dipelabuhan Harbour bay kebanyakan dengan tujuan rata-rata kedaerah nagoya dan sekitarnya.

Ketua persatuan pengemudi taksi pelabuhan Harbour Bay Batam Anton, mengeluhkan kebijakan yang diterapkan oleh pihak pengelola, yang berdampak cukup signifikan terhadap pendapatan rekan-rekannya sesama pengemudi.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Blusukan ke Pelabuhan RORO Uban dan Jalan Lintas Barat Bintan

Tarif yang cukup murah tersebut sudah berjalan kurang lebih sekitar tujuh bulan lamanya, akibatnya mereka sangat kesulitan sekali untuk mendapatkan biaya operasional dan nafkah keluarga. Apalagi dengan jumlah taksi yang beroperasi cukup banyak,yakni sekitar 190 unit.

Anton sangat berharap dan meminta kepada pihak managemen pelabuhan Harbour bay,untuk meninjau ulang serta membatalkan kebijakan ongkos murah tersebut, dan kembali lagi mengikuti tarif biasa sesuai dengan yang telah disepakati oleh dinas perhubungan Kota Batam dengan forum taksi, seperti yang berlaku dipelabuhan-pelabuhan dan pangkalan taksi lainnya yang ada di Batam.

Baca Juga :  Habisakan Ratusan Miliar, Lima Pelabuhan di Natuna Tak Kunjung Beroperasi

Senada dengan Anton, salah seorang pengemudi taksi di pelabuhan Harbour bay Buyung Medan, juga mengeluhkan hal yang sama.

“Sejak diberlakukannya tarif murah tersebut, pendapatan kami menurun sampai lima puluh persen,dan terasa berat untuk menafkahi keluaga. Oleh karena itu mohon kiranya pihak managemen untuk mengembalikan lagi kepada tarif semula,” ujarnya.

Sementara itu pihak mangemen Harbour bay batam yang coba dikonfirmasi menyangkut masalah tersebut,sampai saat ini belum dapat dihubungi.
(Ardi oyong/Moedirman)

Editor : Dedy Suwadha

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS

Berita Terkait