Sinergitas Babinsa Bukit Padi Bersama Masyarakat Petani di Jemaja Timur


Ikuti Berita Terbaru Kami

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kekeringan melanda Belasan Hektar lahan pertanian di Desa Bukit Padi, mirisnya lahan yang di aliri oleh air yang berasal dari waduk hingga saat ini belum teraliri, sejumlah warga petani merasa kesulitan dengan cara menyedot sungai untuk mengaliri sawah mereka yang saat ini sedang ditanami padi, Kamis (21/2/2019).

Masyhuri salah satu pemilik lahan yang di landa kekeringan saat di konfirmasi mengatakan hampir setiap hari secara bergantian menggunakan mesin pompa air untuk mengairi lahan yang sedang ditanami padi.

Baca Juga :  Jadi Saksi Korban Prostitusi Online,Vanessa Angel Minta Maaf

Sekitar 10 liter minyak solar untuk kebutuhan mesin penyedot air per harinya. Ini jelas sudah menjadi suatu kendala serius bagi petani padi yang sudah satu bulan berjalan. Jika tidak dialiri maka khawatir akan menambah kerugian yang lebih besar.

Keluhan sama juga dirasakan Slamet warga yang juga mengalami hal yang sama. Bahwa setiap harinya beliau mengeluarkan minyak sebanyak 10 liter untuk mengairi lahannya yang di oanda kekeringan.

” Kami berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki tanah yang longsor pasca longsor tahun 2018 yang lalu sehingga lahan kami bisa di aliri seperti sedia kala,” harapnya.

Baca Juga :  Kapal Pesiar Singapore Cruice Centre akan Bawa Turis Bermain ke Letung Anambas

Tugiran masih warga setempat mengatakan bahwa dirinya saat ini menanam Palawija berupa jagung, dikarenakan tanaman padinya mengalami kekeringan sehingga dirinya harus mengolah ulang dengan cara merondap atau meracunnya tanaman padinya dan kemudian menggantinya dengan tanaman padi.

Sertu Pordiman Ritonga Babinsa Desa Bukit Padi saat mendampingi warga saat melakukan penyedotan air sungai untuk kebutuhan mengairi sawahnya, membenarkan bahwa masyarakat dimana dirinya bertugas sebagai Babinsanya Desa Bukit Padi bahwa warganya saat ini mengeluhkan tidak adanya ketersediaan air di lahan warga yang saat ini sedang di tanami padi yang mengalami kekeringan sehingga waga harus mengambil air sungai untuk kebutuhan sawahnya.

Baca Juga :  Diikuti 800 Atlet dari 14 Provinsi, BP Batam Apresiasi Taekwondo Championship 2018

” Kami dari Kodim 0318 Natuna, Koramil 04 Letung sudah menjadi tugas kami sebagai anggota TNI untuk membantu warga yang merasa kesulitan serta membutuhkan bantuan kami siap membantu, karena Moto kami Bersama Masyarakat TNI Kuat dan tidak harus sedarah untuk jadi saudara,” ucapnya.(Rama)

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS