KPU Kepri Plenokan Daftar Pemilih Tetap Bertambah Jadi 1.229.424 Orang


Ikuti Berita Terbaru Kami

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – KPU Provinsi Kepulauan Riau menetapkanjumlah daftar pemilih tetap tambahan (DPTb) tahap I yang masuk sebanyak 2.703 pemilih, sementara jumlah pemilih keluar sebanyak 1.076 pemilih.

“Total pemilih meningkat menjadi 1.230.612 orang, sebelumnya sebanyak 1.229.424 orang,” kata Ketua KPU Kepri, Sriwati usairapat pleno penetapan DPTb I bersama instansi terkait, di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa.

Lanjut Sriwati, 2.703 DPTb yang masuk itu terdiri dari pemilih laki-laki berjumlah 1.503 orang dan perempuan sebanyak 1.200 orang, tersebar di 7 kabupaten/kota, 70 kecamatan, 336 desa/kelurahan dan 1.360 TPS.

Baca Juga :  Gathering Bawaslu dan Media Batam, Mobil Caleg Masih Dilarang Pasang Stiker Kampanye

Sementara, pemilih keluar yang mengurus di daerah asal sebanyak 1.076 orang dengan rincian laki-laki 667 pemilih dan perempuan 409 orang. Tersebar di 1.017 TPS, 275 desa/kelurahan, 86 kecamatan dan tujuh kabupaten/kota se Kepri.

Di tambah pemilih yang mengurus di daerah tujuan berjumlah 439 orang, dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 232 orang dan pemilih perempuan sebanyak 207 orang. Tersebar di 633 TPS, 179 desa/kelurahan, 46 kecamatan dan 5 kabupaten/kota.

Baca Juga :  Wiranto Buka Rakornas Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Batam

“Ribuan warga itu telah menerima surat pindah memilih atau formulir model A5-KWK,” ujarnya.

Dia menjelaskan, rekapitulasi DPTb yang masuk dan keluar merupakan warga pindah memilih lintas kabupaten/kota baik Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupatrn Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna. Termasuk pemilih dari provinsi lain, seperti Sumatera Utara, Jawa Tengah dan provinsi lainnya.

Baca Juga :  Sarimaya Partai Berkarya Memberi Bukti Bagaimana Membangun Ekonomi Rakyat

Divisi Perencanaan dan Data, KPU Kepri, Priyo Handoko menambahkan, kategori pindah pemilih kebanyakan kaum mahasiswa. Di antaranya warga Lingga, Karimun maupun Anambas yang kuliah di Tanjungpinang dan Batam.

Selain itu, ada pula penduduk luar daerah Provinsi Kepri yang datang bekerja di perusahaan-perusahaan Kota Batam dan daerah lainnya.

“Yang pindah masuk banyak juga dari luar Kepri. Utamanya di Batam, maklum kota industri,” sebut Sriwati.

Sumber: antara kepri

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS