DPRD Meminta Pembangunan Prioritas Pro Rakyat, Bupati Hamid: Kita Jadi Provinsi Lebih Baik



PEMPROV KEPRI

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 0

WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna, menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat II.

Kali ini Musrenbang digelar untuk Enam Kecamatan Kegiatan dilangsungkan di Aula kantor Desa Gunung Putri, Senin (11/2/2019).

Musrenbang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) para kepala desa di wilayah Kecamatan para Kepala Dinas, para Kepala Badan dan para Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Saifullah dan Marzuki Seksama mengikuti jalanya musrembang

Selain itu, hadir pula anggota DPRD Dapil II Natuna, Saifullah, Yohanes dan Marzuki.

Anggota DPRD Natuna Saifullah Jumpai Wartakepri.co.id berharap pemerintah Kabupaten Natuna untuk fokus dalam membuat program – program skala prioritas.

Mulai dari pembangunan ekonomi, infrastrukur, pertanian hingga program pro rakyat.

“Kita minta Pemkab Natuna untuk fokus menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,”ujar Saifullah.

para Anggota DPRD Natuna itu sangat antusias mengikuti musrenbang Kecamatan, karena selain berperan sebagai narasumber juga sekaligus menyerap usulan-usulan masyarakat yang disampaikan di musrenbang yang nantinya dapat menjadi pokok-pokok pikiran dewan (pokir).

Musrenbang berjalan alot karena banyak usulan-usulan masyarakat yang perlu dibuatkan skala prioritas, daftar usulan musrenbang akan diteruskan ke tingkat kabupaten, dan akan dibahas di musrenbang.

Sementara dalam sambutan Bupati Natuna Hamid Rizal musrenbang yang digelar di tingkat Kecamatan Wilayah 2 tetap mengacu kepada tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD, dimana dalam proses penyusunan dokumen perencanaan, wajib mengikut sertakan seluruh komponen masyarakat yang ada.

“Dengan keikutsertaan semua stakeholder yang ada, akan melahirkan komitmen bersama bagi pemangku kebijakan dalam mencapai tujuan musrenbang yang berkualitas, efektif, efesien, transparan, dan akuntabel,” ucapnya.

Menurutnya pelaksanaan musrenbang di tingkat kecamatan adalah untuk memfasilitasi dan menyampaikan aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan, khususnya di Wilayah Dua kepada pemerintah kabupaten Natuna.

“Program kegiatan yang diusulkan akan dibahas serta disusun menjadi prioritas. Inilah yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah kota untuk dilaksanakan pada tahun 2020 sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah,” terangnya.

Dihadapan Peserta Musrembang, Bupati Hamid Rizal mengutarakan niat mendorong Natuna Menjadi sebuah Provinsi.

Menurutnya sederhana, tujuan utama dari pembentukan provinsi adalah untuk mempercepat pembangunan natuna Karena itu perlu dibentuknya lembaga pemerintahan yang lebih tinggi.

“Upaya ini sebenarnya untuk merespon percepatan pembangunan di wilayah perbatasan'”jelas Hamid.

Beliau mengatakan dalam hal ini tidak ada yang dilanggar, semua sesuai dan mengikuti amanat undang undang.

Hasil kajian yang dilakukan oleh Institut Dalam Negeri dan institut Pertanian Bogor bidang ekonomi itu telah memenuhi syarat.

“Selain kajiannya tidak menyalahi, sebenarnya kita ini (Natuna) memenuhi syarat untuk sebuah provinsi, kita punya minyak dan gas,” terangnya.

Menurut Hamid walaupun Natuna merasa dianak tirikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri, namun itu tidak menjadi indikator kuat, dan menjadi alasan utama kenapa Natuna harus meningkatkan setatus menjadi sebuah Provinsi.

“Tetapi saya pikir memang ini perlu, karena harus ada peningkatan status supaya berimbang secara pesikologis dengan TNI, sebentar lagi akan bertabur bintang disini (TNI), semua kesatuan akan berubah menjadi tipe A,” kata Hamid.

Ia mengatakan, Gubernur (Nurdin Basirun) sendiri sebenarnya secara tidak langsung telah mengakui Natuna akan berdiri sendiri.

“Dibanyak kesempatan, Gubernur mengakui kalau natuna akan berdiri sendiri, contoh, dibidang penganggaran beliau selalu mengatakan kalau natuna akan banyak diperhatikan oleh pusat, jadi tidak perlu banyak anggran kepri untuk natuna,” ungkapnya.

Selain mengimbangi TNI sambung Hamid, yang telah lebih dulu membangun, Hamid berkeinginan lebih pada peningkatan potensi sumberdaya manusianya.

“Dengan provinsi ini nanti, akan membuka peluang bagi pejabat muda berkarir ke jenjang yang lebih tinggi, kalau kita ingat natuna dulu hanyalah sebuah kecamatan,tetapi sekarang? kita bisa lihat sendiri,” kata Hamid.

Selain itu Ia berpendapat dengan pemekaran dan pengembangan wilayah akan berdampak pada turunnya angka pengangguran.

“Anak-anak kita tamatan sarjana banyak menganggur, saya telah usulkan 1500 ASN baru untuk Natuna. Jika itu disetujui, akan kita dahulukan bagi PTT, bentuk penghargaan kita kepada mereka, ada yang sudah 10 tahun mengabdi bahkan lebih, dengan gaji yang tidak seberapa itu, tetapi mereka mampu, itulah bentuk pengambdian mereka, itu akan kita dahulukan,” katanya.

Lebih Jauh Hamid Rizal menuturkan saat ini memang pembangunan di kawasan Natuna sudah cukup baik dari pemerintah Pusat, “hanya perlu penataan yang simultan atau berkelanjutan,” tutupnya.

Diakhir sambutan Bupati juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 17 April nanti. “Saya harapkan masyarakat tidak golput mari kita menjaga ketertiban dan keamanan untuk pelaksanaan pesta demokrasi tersebut,”pungkasnya.(Rky)

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 0

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS