Biaya Naik Pesawat di Tahun 2019 Sedot Setengah Gaji Bulanan Anda, Eh Bawa Tongsis Juga Bayar Loh





WARTAKEPRI.co.id – Dunia penerbangan di Indonesia awal Tahun 2019 ini, benar benar menakutkan bagi calon penumpang pesawat yang akan berterbangan ke luar daerah. Informasi akan berlakukan tarif bagasi di awal Januari 2019, membuat penumpang harus menimbang dulu berat isi tas dari rumah sebelum masuk ke Bandara keberangkatan.

Kecemasan, akan berlaku tarif bagasi jika berat barang bawaan seperti tas atau koper lebih dari tujuh kilo, haruf masuk bagasi pesawat. Tentu, harga langsung berlaku jika koper sudah masuk dalam bagasi, hitung perkilo tentunya.

Kecemasan ini juga dalam bentuk teka teki, berapa nilai harus dibayar mestinya. Tiba tiba setelah ditimbang, petugas maskapai akan muncul tarif diluar perkiraan calon penumpang.

” Tas saye memang agak besar, tapi isinya tidak penuh. Ada barang barang mainan dan souvenir saja. Waktu ditimbang kena bayar bagasi Rp 200 ribu lebih,” ujar Deka, Minggu (10/2/2019).

Teka teki berapa nilai bagasi juga dialami oleh Aini. Menurutnya, ada teman menitipkan barang untuk dibawakan dari Surabaya ke Batam. Setelah ditimbang, harus bayar Rp 500 ribuan.

” Sudah tiket jutaan, ditambah bagasi berbayar,” mahal sekali naik pesawat saat ini.

Bagi Aini dan Deka, penerbangan yang dilakukannya untung karena perjalanan organisasi yang tiket pesawat ditanggung organisasi. Tapi, masalah mahalnya harga bagasi ini, membuat dirinya dan teman teman mengurungkan niat berbelanja oleh oleh di Kota keberangkatan.

” Pakaian saja sudah lebih dari 7 kilo dibawa dari Batam. Kalau beli oleh oleh di Surabaya, bagaimana cara bawanya. Harga oleh oleh nya saja kisaran Rp 50 ribuan, eh ketika ditimbang pihak maskapai tarif bagasinya bisa lebih dari harga beli oleh oleh. Jad, kasihan sama anak dan teman yang tidak dapat buah tangan dari kami,” jelas Desi.

Selain hanya membawa oleh oleh makanan ringan, ternyata aturan pada sebuah Bandara juga kadang kadang membikin ribet. Seperti, larangan tidak boleh membawa tongkat selfi ke dalam bagasi pesawat. Tongsis dihitung beratnya sekilo.

” Kita sengaja tidak mau barang kita masuk bagasi. Otomatis, seluruh barang bawaan masuk koper dan tas yang akan masuk kabin pesawat. Lalu di Bandara Surabaya, ternyata Tongsis dilarang bawa ke atas pesawat. Mereka sita, dan solusinya harus masuk bagasi pesawat. Terjadilah perang urat syaraf karena gara gara Tongsis di koper dan di tas jinjing harus ditinggalkan, atau bayar ke pihak maskapai untuk masuk bagasi pesawat. Artinya, ada ada saja, untuk membuat calon penumpang untuk membayar untuk masuk ke bagasi. Entah, apalagi larangan yang dibuat, bisa saja, dilarang bawa power bank ke tas atau koper kabin, atau bisa saja nanti, ke dalam pesawat tidak boleh bawa telepon. Yang intinya penumpang harus dibuat repot dan ujung ujung berusan dengan bagasi bandara,” kesal Desi.

Lalu, timbulkan rasa keprihatinan bagi pribadi. Bagaimana ada kerabat dekat meninggal di kampung, atau tidak di daerah saat ini. Tidak terbayang, berapa besar biaya yang akan ditanggung, baik oleh sanak keluarga yang akan datang menjenguk, dan sebaliknya, bagi keluarga besar yang akan membawa jenazah pakai pesawat untuk dikebumikan didaerah kelahiran.

Oleh itu, mari kita berdoa bersama agar ada tangan tangan murah yang akan selalu membantu Anda jika suatu saat nanti jika mengalamai musibah diatas. Karena, harga tiket pesawat saat ini, untuk pulang pergi telah menghabiskan setengah gaji bulanan Anda, jika UMK saat ini 3,6 juta per bulan.(*)

Opini : Dedy Suwadha
Catatan Pejalanan Naik Pesawat Bulan Januari dan Februari 2019





DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA