Aspel B3 Indonesia Meminta Ketegasan Pihak Terkait Surat Keterangan Limbah di Batam



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 36

WARTAKEPRI.co.id, BATAM–Asosiasi Pengusaha Limbah bahan berbahaya dan beracun (Aspel) B3 Indonesia menggelar keterangan pers terkait terkendala dalam izin pengiriman limbah ke luar Batam pada Jumat (8/2/2019) Di Rezeki Seafod Batu Besar Batam.

“Kita masih terkendala dalam pengiriman limbah ke luar Batam dikarenakan adanya pemeriksaan dari KPK.

Hal tersebut, Dengan belum dikeluarkan surat edaran sehingga membuat limbah B3 penumpuk, jika tidak secepatnya dikirim, maka akan berdampak buruk pada penumpukan tersebut.

Inilah alasan kita hari ini memberikan keterangan publik agar terobosan atau jalan keluar yang dilakukan oleh pihak terkait bisa secepatnya diselesaikan. Apabila tidak terealisasi maka akan berdampak pada pengumpul, penghasil,”kata Barani Sihite Jumat (8/2/2019) di Rezeki Seafod Batu Besar.

Baca Juga :  Krisis PLN Batam: Silahkan Pihak Manapun Untuk Tunjuk Tim Audit Lain Jika Diperlukan

Menurut Barani, Informasi saat ini masih dalam tumpang tindih, surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas lingkungan hidup Batam belum juga diterima, Makanya kita bingung sementara limbah sudah menumpuk,”tuturnya.

Yang kita pertanyakan, kenapa surat keterangan (SK) ini tidak dikeluarkan. Padahal kita mengacu pada surat keterangan ini, agar memperlancar pengiriman limbah keluar Batam.

Ini yang menjadi kendala kita, apalagi setiap pengiriman harus ada dokumen. jika tidak ada surat keterangan (SK) maka tidak akan bisa di kirim keluar. Kita kan sudah tanyakan sama Intansi terkait tetapi belum dikeluarkan,”ujarnya.

Baca Juga :  Kadin Kepriā€Ž : Inilah Dampak Negatif Jika Tarif Listrik Naik di Batam

Sementara itu, Ketua Harian Aspel B3 Indonesia Arlon Veristo menambahkan” Berawal permasalahan ini, timbul pada tanggal 14 januari 2019 di Tanjung Priok, dimana limbah tersebut tertahan sebanyak 3 kontainer.

“Ada sekitar 24 ribu Ton limbah yang akan dikirim ke luar Batam, dengan total 60 kontainer yang saat ini masih berada di Kabil Batam Jika ini tidak dikirim cepat, Akan terjadi,”ungkap Arlon Veristo.

Untuk itu kami dari Aspel meminta Ketegasan pemerintah bagaimana regulasi limbah ini berjalan dengan baik. Khususnya Bea dan cukai Batam mohon di berikan kelancaran,”pungkasnya.

Baca Juga :  Anda Warga Batam, Ini Jadwal Perekaman KTP Elektronik di Batuaji

Sementara Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Bea Cukai Batam, Sumarna saat di konfirmasi mengatakan “Iya pengeluaran limbah dari Batam belum bisa dilakukan. Menyusul Sejak KPK menemukan 3 kontainer limbah B3 di Tanjung Priok dari Batam, pengeluaran limbah B3 dilarang, sampai ada keputusan dari KPK dan Pimpinan Pusat baru bisa kita keluarkan,”ungkap Sumarna.

“Sampai ada keputusan dari KPK lagi. Untuk saat ini kan sedang disidik, jadi kita tunggu aja sampai keputusan ini selesai,”tutupnya.(*)

Tulisan: Taufik
Editor : Dedy Suwadha

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 36

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM

Berita Terkait