Sepasang Kekasih Tewas Bunuh Diri di Hotel Sumut



Ikuti Berita Terbaru Kami

WARTAKEPRI.CO.ID, Sepasang kekasih HP (33) dan DS (25) ditemukan tewas disalah satu kamar Hotel Central, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada Selasa (7/1/2019).

Awalnya petugas hotel curiga karena HP dan DS tak kunjung keluar kamar. Setelah mengetahui kejadian tersebut akhirnya petugas hotel kemudian melapor kepada Polres Asahan.

Melansir Tribun Medan, Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu membenarkan bahwa telah tewas seorang pria dan wanita di dalam kamar hotel di Asahan.

Baca Juga :  Korupsi Penegak Hukum, Prabowo: Kita Harus Gaji Hakim Begitu Hebat

“Kedua korban ditemukan dalam keadaan tewas di Hotel Central di Jalan Sei Gambus, Kecamatan Kota Kisaran Barat,” kata Faisal lewat sambungan telepon seluler, Senin (7/1/2019).

Diduga kedua pasangan tersebut tewas bunuh diri, karena kamar hotel terkunci dari dalam dan kuncinya ditemukan di saku celana Hasyim. Keduanya diduga bunuh diri dengan cara menembak diri mereka sendiri.

Dugaan bunuh diri diperkuat dengan ditemukannya unggahan status HP di akun Facebook-nya. Dalam unggahannya, Hasyim seolah telah mempersiapkan aksinya bersama sang kekasih.

Baca Juga :  PANRB Gelar Workshop Mengahadapi Pesatnya Perkembangan Era Industri 4.0

Isi unggahannya juga menegaskan bahwa aksinya merupakan pembuktian atas kesungguhan cintanya terhadap DS.

“Ketika semua mengetahui apa yang terjadi mungkin kalian menanggap aku adalah orang paling bodoh dan t***l yang pernah anda kenal,” tulisnya dalam akun pribadinya.

“Aq tau dunia tak selebar daun kelor. Yang aku lakukan ini adalah pembuktian suatu perjuangan mempertahankan dan kesungguhan,”tambahnya lagi.

Dari penelusuran Tribun Video, DS dan HP disebutkan sebagai pasangan kekasih yang tak direstui orangtua DS.

Baca Juga :  Tahun 2016, Menteri PANRB Yudi Kembali Tolak Penerimaan CPNS Baru

Disebutkan pula bahwa DS telah bertunangan dengan orang lain.

Meski ditemukan beberapa bukti yang memperkuat dugaan bunuh diri, pihak kepolisian masih menunggu hasil Labfor Polda Sumut.

Karena proses penyidikan harus jelas agar tidak simpang siur hal yang disampaikan.

“Kita tidak ingin asal menyebutkan. Takutnya salah, makanya bagus menunggu hasil Labfor biar selaras dengan hasil penyidikan kami,” ujar Faisal.

Dilansir melalui : video.teribunnews.com

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS