Akan Libatkan TNI dan Polri Dishub Akan Razia Juru Parkir Liar Area Welcome to Batam



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 40

WARTAKEPRI.CO.ID – Juru parkir liar yang berada di wilayah Welcome to Batam ternyata banyak meresahkan warga Kota Batam. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dishub Batam, Alexander Banik mengaku area Welcome To Batam (WTB) sudah termasuk titik parkir Dinas Perhubungan Kota Batam.

Menurutnya, pihaknya menugaskan 4 Juru Parkir (Jukir) untuk bertugas di WTB.

“Kita ada tugaskan 4 Jukir di WTB. Mereka biasanya sudah bertugas sejak sore hingga pukul 22.00 WIB dengan menggunakan pakaian lengkap dan memberikan karcis,” tegas Alex kepada Tribun. Bahkan ia telah melakukan himbauan jika juru parkir tidak menggunakan atribut dan tiket, masyarakat berhak tidak memberikan uang parkir. Sekaligus laporkan kepada Dishub dengan melaporkan nomor jukirnya.

Baca Juga :  PPK Batam Kota Jalin Silahturahmi dan Konsilidasi Tahapan Pemilu 2019 Pemerintah

Sementara itu, perihal tarif parkir yang Dishub tentukan di WTB, roda dua membayar Rp 1000 dan roda empat membayar Rp 2 ribu.

Sayangnya kondisi di lapangan, jukir liar sering beroperasi dan mengutip biaya yang lebih dari tarif yang ditentukan Dishub.

Tanpa menggunakan baju jukir dan tidak memberikan tiket. Menanggapi hal tersebut, lanjut Alex lokasi ini menjadi target operasi untuk dirazia.

Baca Juga :  Ini Bukti Peredaran Ganja Wilayah Bengkong Batam Itu Masih Ada

Sebelumnya pihaknya juga pernah merazia para juru parkir ilegal di lokasi tersebut kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan tidak beraksi lagi.Ia menduga, adanya pelanggaran itu karena area WTB memang selalu ramai, terutama saat malam hari.

“Kami bawa ke kantor dan mereka buat surat pernyataan. Kalau terjadi lagi, kami segera turun lagi,” ujar Alex.

Baca Juga :  7 Tersangka Diduga Muncikari Panti Pijat di Paradise Dikenai Pasal TPPO ‎

Razia ini dilakukan bersama tim terpadu. Dishub juga melibatkan kepolisian, TNI, dan aparat lainnya.

Pasalnya tarif yang dipungut oleh jukir ilegal tersebut sudah termasukpungutan liar (pungli).

“Polisi, TNI merupakan bagian dari Tim terpadu Kota Batam juga. Kita akan libatkan. Kalau sudah tindak pidana ringan, nanti wewenang polisi,” tegasnya.

Dilansir melalui : batam.tribunnews.com

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 40

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA