Dua Pejabat Pemprov Kepri Tersangka Korupsi Dana Fiktif Penanggulangan Bencana



WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Dua pejabat Pemprov Kepri yang terjerat kasus dugaan korupsi Kunjungan Kerja fiktif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) digiring mengenakan rompi Merah muda.

Dilansir Tribun Batam, keduanya resmi menjadi penghuni Rutan Tanjungpinang setelah Kejati Kepri melakukan penahanan.

Penahanan yang dilakukan setelah pihak penyidik memeriksa selama 11 jam lamanya sejak pukul 09 00 WIB, Kamis (3/1/2018).

Mulai pemeriksaan berkas penyidikan hingga cek kesehatan. Akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB, dua tersangka dibawa ke Rutan Tanjungpinang.

Edi Irawan tersangka Korupsi BPBD nampak keluar dari ruang penyidik.

Kemudian dia berjalan menuju mobil tahanan yang telah terparkir di halaman depan Kejati. Begitu juga terhadap Maruli satu tersangka lainnya.

“Ya kita terima dan jalani saja. Tak ada komentar lain itu saja,” kata Edi Irawan dimintai tanggapan usai keluar menuju mobil tahanan Kejati Kepri Kamis (3/1/2018) malam.

Nampak keluarga Maruli ikut datang mendampinginya. Mereka juga sempat menangis saat hendak Maruli baru dibawa untuk ditahan.

Sementara Asisten Pidana khusus Aspidsus Kejati Kepri Feri Tas menuturkan penahanan tersebut wujud komitmen pihaknya dalam melakukan proses hukum yang berlaku.

“Dari awal kita mau langsung tahan, ini komitmen kita hari ini kita tahan juga,” kata Feri Tas. (Trb)

Sumber: Tribun Batam



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS