Dua Pejabat Pemprov Kepri Tersangka Korupsi Dana Fiktif Penanggulangan Bencana



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 40

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Dua pejabat Pemprov Kepri yang terjerat kasus dugaan korupsi Kunjungan Kerja fiktif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) digiring mengenakan rompi Merah muda.

Dilansir Tribun Batam, keduanya resmi menjadi penghuni Rutan Tanjungpinang setelah Kejati Kepri melakukan penahanan.

Penahanan yang dilakukan setelah pihak penyidik memeriksa selama 11 jam lamanya sejak pukul 09 00 WIB, Kamis (3/1/2018).

Baca Juga :  Gubernur Khawatirkan Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang

Mulai pemeriksaan berkas penyidikan hingga cek kesehatan. Akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB, dua tersangka dibawa ke Rutan Tanjungpinang.

Edi Irawan tersangka Korupsi BPBD nampak keluar dari ruang penyidik.

Kemudian dia berjalan menuju mobil tahanan yang telah terparkir di halaman depan Kejati. Begitu juga terhadap Maruli satu tersangka lainnya.

“Ya kita terima dan jalani saja. Tak ada komentar lain itu saja,” kata Edi Irawan dimintai tanggapan usai keluar menuju mobil tahanan Kejati Kepri Kamis (3/1/2018) malam.

Baca Juga :  Diduga Akan Melakukan Transfer Barang Illegal dI Selat Singapora, KM Mega Sari Diamankan Tim WFQR Lantamal IV

Nampak keluarga Maruli ikut datang mendampinginya. Mereka juga sempat menangis saat hendak Maruli baru dibawa untuk ditahan.

Sementara Asisten Pidana khusus Aspidsus Kejati Kepri Feri Tas menuturkan penahanan tersebut wujud komitmen pihaknya dalam melakukan proses hukum yang berlaku.

“Dari awal kita mau langsung tahan, ini komitmen kita hari ini kita tahan juga,” kata Feri Tas. (Trb)

Baca Juga :  Pembenahan Pulau Dompak Harus Digesa, Dompak Bukan Hanya Pusat Pemerintahan Kepri

Sumber: Tribun Batam

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 40

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA