Batam Menjadi Primadona Wisata di Kepri



WARTAKEPRI.CO.ID – Batam, Kota Batam menjadi penyumbang terbanyak jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri. Total ada 1.654.091 kunjungan atau 71,42 persen dari 2.316.143 kunjungan wisman ke Kepri periode Januari-November 2018.

Selain Batam yang menjadi penyumbang terbesar, diikuti dari pintu masuk Kabupaten Bintan sebanyak 461.778 kunjungan atau 19,94 persen. Kemudian Kota Tanjungpinang sebanyak 124.576 kunjungan atau hanya 5,38 persen, dan Kabupaten Karimun sebanyak 75.698 kunjungan atau sebesar 3,27 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Zukipli mengatakan, secara kumulatif antara bulan Januari-November 2018 naik 23,63 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk November 2018 saja, tercatat sebanyak 220.868 kunjungan atau mengalami kenaikan 7,31 persen dibanding kunjungan wisman selama bulan Oktober 2018 yang mencapai 205.819 kunjungan.

“Apabila dibandingkan bulan November 2017, jumlah kunjungan wisman ke Kepri juga naik sebesar 27,55 persen,” katanya di kantor BPS Kepri di Tanjungpinang, Rabu (2/1).

Ia mengatakan, kenaikan jumlah kunjungan wisman selama bulan November 2018 disebabkan kenaikan jumlah kunjungan wisman dari empat pintu masuk yang ada di Kepri yaitu, Kota Batam naik 9,87 persen, Kabupaten Bintan naik 0,04 persen, Kota Tanjungpinang naik 2,92 persen dan Kabupaten Karimun naik 12,84 persen.

Pada bulan November 2018, wisman berkebangsaan Singapura yang berkunjung ke Kepri sebanyak 115.197 kunjungan.

“Jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2018, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura naik sebesar 14,37 persen dari 100.723 kunjungan pada bulan Oktober 2018 menjadi 115.197 kunjungan pada bulan November 2018,” jelasnya lagi.

Rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Kepri mengalami kenaikan pada bulan November 2018 dibanding dengan bulan sebelumnya, kecuali wisman berkebangsaan Tiongkok, Inggris, Australia, dan Amerika.

Ia mencontohkan, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Tiongkok mengalami penurunan sebesar 18,42 persen pada bulan November 2018 dibandingkan bulan Oktober 2018, atau turun dari 20.514 kunjungan pada bulan Oktober 2018 menjadi 16.736 kunjungan pada bulan November 2018.

“Wisman berkebangsaan Singapura masih merupakan yang terbanyak berkunjung ke Kepri pada bulan Januari-November 2018 dengan hampir dari setengah atau sebesar 48,44 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Kepri,” ujarnya.

Menurutnya, selama bulan Januari-November 2018, wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 1.121.923 kunjungan. Jumlah kunjungan terbanyak kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia.

Jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia sebesar 273.373 kunjungan atau 11,80 persen dari total kunjungan ke Kepri selama Januari-November 2018.

Secara berturut-turut, jumlah kunjungan sepuluh terbanyak selain wisman berkebangsaan Singapura dan Malaysia ada juga wisman berkebangsaan Tiongkok, India, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika.

“Kontribusi dari wisman 10 negara terbanyak yang mengunjungi Kepri adalah sebanyak 84,90 persen dari total seluruh kunjungan wisman pada bulan Januari-November 2018,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar sangat optimistis, jumlah kunjungan Wisman ke Kepri akan mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat pada tahun 2018 yakni sebesar 2,4 juta.

“Kami optimistis angka kunjungan wisman yang datang ke Kepri tahun 2018 akan melampuai target yang telah ditetapkan pusat,” katanya.

Agenda Pariwisata Batam 2019

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kota Batam mengagendakan sekitar 114 event pariwisata tahun ini. Dengan banyaknya event-event pariwisata didiharapkan dapat mendorong kunjungan wisman datang ke Batam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata mengatakan pariwisata menjadi salah satu sektor baru untuk menggerakan roda perekonomian di Batam. Karena itu pihaknya menyambut baik dengan banyaknya dukungan dari masyarakat dan pelaku usaha di Batam untuk sama-sama mengembangkan pariwisata.

“Kita punya 114 calender of event (agenda pariwisata). Serta 18 cross border event yang didukung Kementerian Pariwisata,” kata Ardiwinata.

Mantan Kepala Bagian Humas Setdako Batam ini mengatakan Pemko saat ini terus berbenah. Pembenahan dilakukan dari segala aspek demi mewujudkan Batam sebagai destinasi wisata utama Indonesia. Pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. Dan pihak swasta diharapkan terus meningkatkan amenitas kepariwisataan.

Untuk tahun 2019 sendiri, pemerintah pusat atau Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 4 juta wisman masuk dari Kepri. Dan Batam punya pekerjaan rumah (PR) besar. Lantaran kontribusi paling besar dari 4 juta wisman itu, diharapkan dari Batam. Yakni sebanyak 2,4 juta wisman.

“Dalam pengembangan pariwisata di Indonesia ada 3 A. Aksesibilitas, amenitas dan atraksi. Semakin banyak atraksi yang bisa ditonton oleh wisman, semakin bagus,” ujarnya.

Berita ini telah terbit di : sindobatam.com



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS