Plastics & Rubber Indonesia 2018 Tingkatkan Inovasi Kemasan Cerdas untuk Bangun Pertumbuhan Ekonomi



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 36

WARTAKEPRI.CO.ID – Penutupan “Plastics & Rubber Indonesia 2018,” pelopor pameran di Indonesia untuk industri pengolahan plastik dan karet yang diselenggarakan oleh PT Pamerindo Indonesia, berhasil digelar pada 17 November 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

PT Pamerindo Indonesia sebenarnya didirikan dengan tujuan tunggal yaitu untuk menyelenggarakan pameran dagang khusus untuk pasar Indonesia.

Pameran empat hari yang berlangsung bersamaan dengan Drinktech Indonesia, Plaspak Indonesia, Mould & Die Indonesia, serta berkolaborasi dengan Printech Indonesia, ini telah menarik lebih dari 11.500 buyers untuk berkunjung ke lebih dari 500 peserta pameran dari 26 negara.

Pameran ini sendiri memaparkan berbagai tren di industri plastik, pengolahan minuman, serta solusi dan teknologi pengemasan, acara ini juga melibatkan para pakar di industri terkait, untuk berbagi pengetahuan tentang masa depan industri plastik dan pengemasan di dalam pertumbuhan ekonomi, melalui berbagai sesi seminar selama pameran.

“Seluruh pembicara dari asosiasi serta para pemimpin industri hadir, berbagi wawasannya dalam sesi seminar. Mereka memaparkan berbagai tren, termasuk strategi mengoptimalkan material plastik dan karet dan pemanfaatan teknologi yang mendukung inovasi percetakan dan labelling, serta kemasan yang berkelanjutan,” ujar Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia.

Baca Juga :  Menteri PANRB Larang PNS Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik dan Terima Hadiah

Adapun yang ikut turut berpartisipasi dalam sesi seminar, di antaranya Pelaku Daur Ulang Plastik Indonesia (IPR), Federasi Pengemasan Indonesia (IPF), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Komunitas Printing Indonesia (KOPI Grafika); dan para peserta pameran seperti Benua Kencana Makmur, mesin plastik Kawata Marketing Indonesia, pengolahan plastik ARBURG, dan bahan kemasan Bilplast Grapindo.

Masalah utama yang kini dihadapi industri pengemasan ialah penggunaan plastik multilayer yang sulit didaur ulang. Dalam sesi seminar tentang ” Moving Indonesian Plastics Recycling to the Next Level” oleh Pelaku Daur Ulang Plastik Indonesia (IPR), dipaparkan bahwa salah satu penyebab utamanya ialah rendahnya tingkat kesadaran daur ulang, serta pengelolaan dan pemisahan sampah yang rendah dari masyarakat.

Baca Juga :  Panglima dan Kapolri Monitor Ke Tiga Gereja, Misa Malam Natal Berjalan Aman

Dalam sesi khusus tentang strategi pengemasan untuk dalam penerapan prinsip ekonomi melingkar, Henky Wibawa, Direktur Eksekutif Federasi Pengemasan Indonesia (IPF) menjelaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan siklus hidup suatu produk lewat perancangan sistem pemisahan, reduce, reuse, serta recycle yang lebih aman.

“Apalagi, konsumen kini memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam mewujudkan inovasi kemasan yang berkelanjutan. Jika berhasil, hal ini dapat meningkatkan daya beli secara signifikan, sekaligus menjaga kualitas dan nilai produk yang selanjutnya mengoptimalkan dampak perekonomian,” ujar Henky Wibawa.

Dalam sesi seminar yang dipimpin oleh ASRIM tentang ” Opportunities and Challenges in Fast-Food Beverage Industry,” saat ini Indonesia telah mengalami pertumbuhan terbesar di sektor makanan & minuman, jika dibandingkan dengan sektor lainnya seperti furnitur, kertas, dan tembakau.

Dalam salah satu sesi tentang “Government Support and Regulation to Succeed Drink Industry” oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dijelaskan bahwa industri minuman ringan kini menjadi industri yang paling matang di Indonesia, dengan sebagian besar ekspor di sektor makanan & minuman berasal dari industri ini.

Baca Juga :  Tim Cyber:Aktor Provokasi di Tanjung Balai Masih Berusia Sekolah

Untuk menunjukkan dukungannya terhadap sektor-sektor potensial ini, pemerintah terus memperbaharui peraturan baru, di antaranya pengurangan pendapatan bersih hingga 30% dari total investasi dan kompensasi kerugian sampai 10 tahun. Inovasi kemasan pintar akan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi di Indonesia, karenanya lewat dukungan penuh pemerintah, industri ini akan terus meraih sukses di tahun-tahun mendatang.

Perusahaan ini sendiri terus berkembang pesat dan saat ini telah menyelenggarakan lebih dari 20 pameran perdagangan internasional di berbagai sektor, mulai dari Konstruksi, Listri k, Makanan & Hotel, Manufaktur, Pertambangan, Pengemasan, Plastik & Karet, hingga sektor Minyak & Gas.

 

Dilansir melalui : id.prnasia.com

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 36

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM