Inilah Pandangan Fraksi DPRD Kepri Terkait Ranperda APBD 2019, Cek Nomor 3 dan 5



WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Rapat Paripurna mengenai pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan dan rancangan peraturan daerah Provinsi Kepulauan Riau tentang APBD Tahun Anggaran 2019, di Ruang Rapat Utama DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Senin (26/11/2018) pagi. Dalam rapat yang berlangsung kurang lebih 55 menit ini, masing-masing fraksi menyampaikan catatan dan sarannya ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar dapat dipahami dan dapat menjadi prioritas di tahun 2019. Berikut Padangan Fraksi;

1. Asmin Patros Fraksi Golkar Mendesak agar pendapatan daerah yang merata, Permasalahan BPJS Kesehatan, agar pelayanan dan pengurusannya tidak memberatkan terutama masyarakat menengah kebawah, dan tidak adanya pembatasan pelayanan BPJS. Bidang pendidikan agar adanya penambahan RKB (Ruang Kelas Baru) di beberapa daerah di Kepri. Gaji Guru honorer SMA/SMK awalnya 1 juta perbulan, menjadi 2 juta perbulan untuk tahun ini belum terealisasi, diharapkan tahun 2019 menjadi prioritas dan terealisasikan. Agar Pemprov Kepri Mengaudit BUMD, dikarenakan belum ada kinerja yg memuaskan oleh PT. Pembangunan Kepri.

Baca Juga :  Ini Jawaban Pemprov Kepri Terkait Piutang Pajak Air ATB yang Ditanyakan Anggota DPRD Kepri

2. Sementara itu, Wan Norman, Fraksi Demokrat Plus menyampaikan biaya perjalanan dinas dan seremoni sudah pantas dihilangkan atau kurangi. Gaji Guru honorer SMA/SMK harus segera direalisasikan dan mejadi perhatian secara khusus, program dinas olahraga khususnya lapangan sepakbola dipindah ke dinas lain.

3. dr. Yusrizal Fraksi Hanura Plus, sesuai dengan kesepakatan Banggar dan TAPD, kami akan menaikkan gaji honorer Prov Kepri di tahun 2019. Kami berharap sebutan guru honor K1 dan K2 dihilangkan. Jadi tahun 2019 namanya diganti menjadi PTK non ASN. Untuk Tahun 2019 anggaran rutinitas perkantoran dan operasional sekolah masih sangat kurang, Anggaran komisi KPPAD masih sangat jauh, hanya untuk kebutuhan gaji saja, sedangkan operasional KPPAD belum dianggarkan. Adanya pembangunan Sport Hall menurut hemat kami, pembangunan tersebut harus sesuai dengan keuangan daerah, saran kami pembangunan Sport hall tidak dilaksanakan di tahun 2019. Meminta agar pemprov kepri mengkaji kembali pengelolaan laut, hal ini karena memiliki potensi dan sumber pendapatan daerah yang cukup besar.

Baca Juga :  Kemeriahan Acara Sertijab M Yamin Sebagai Kepala Desa Bukit Padi Baru Jemaja Timur

4. Ing Iskandarsyah, Fraksi PKS-PPP menyampaikan untuk PT. Pembangunan Kepri harus mementingkan rakyat tidak mampu kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan diharapkan harus sesuai dengan UMK dan mendapatkan BPJS Kesehatan. Diharapkan Pemprov Kepri mampu melakukan pengurangan kesenjangan antar wilayah di Kepri. Segera merealisasikan LPDB dan Jam Krida.

5. Sirajudin Nur dari Fraksi Kebangkitan Nasional mempertanyakan ke Pemprov Kepri sejauhmana efektivitas dan potensi PAD kepri sejauh ini. Kondisi PAD dari tahun ke tahun selalu mengalami defisit, kami mengharapkan tahun 2019 tidak defisit kembali dari tahun-tahun sebelumnya. Pemprov Kepri melakukan regulasi pajak pendapatan daerah agar mendorong pendapatan keuangan daerah. BUMD menjadi permasalahan, jadi upaya apa yang dilakukan oleh Pemprov Kepri untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan BUMD agar menjalankan sesuai tugasnya.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Kepri Terkait APBDP 2018, Honor Guru Non ASN Bertambah

6. Saproni, Fraksi PDIP menyampaikan Proses penyusunan APBD agar diatur oleh undang-undang.

Dari Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kepri, yang menjadi perhatian dan prioritas di tahun 2019 yakni terkait pendidikan dan kesehatan, serta pendapatan daerah (PAD).

Dalam rapat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Waka I Rizki Faisal, Waka II Husnizar Hood, serta dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Sekda Kepri Arif Fadillah, dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri. (humas/patrik)


DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA



Berita Terkait