Mayjen TNI Madsuni : Masyarakat NTB Tetaplah Semangat dan Optimis, Personel TNI Mulai Bergeser



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share

WARTAKEPRI.co.id – Satuan Tugas (Satgas) TNI membantu rehabilitasi dan rekonstruksi gempa Lombok, kembali ke kesatuannya masing-masing dengan menggunakan KRI Teluk Makassar, dari dermaga carik, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, selasa (6/11/2018).

Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) NTB Mayjen TNI Madsuni, didampingi Wapangkogasgabpad Laksma TNI Nur Singgih, para asisten dan Komandan Sektor Kogasgabpad, melepas langsung kepulangan 427 personel Satgas.

Menurut Madsuni, mereka telah melaksanakan tugasnya selama hampir tiga bulan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu masyarakat NTB untuk bangkit usai tertimpa musibah gempa bumi  terjadi beberapa waktu lalu.

“Mulai dari membantu perobohan dan pembersihan bangunan fasilitas umum serta rumah-rumah warga yang rusak, membantu pendistribusian logistik dan air bersih ke permukiman tempat pengungsian warga, memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologi sosial kepada warga untuk menghilangkan trauma,” ujarnya.

Ia menjelaskan,pemulangan personel akan dilakukan secara bertahap menggunakan kapal laut milik TNI AL. Diharapkan hingga tanggal 20 November 2018  akan datang, semua personel sudah bergeser ke satuan masing-masing.

Menurut Madsuni, selama melaksanakan tugas para prajurit telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sabar,tulus dan ikhlas, sehingga masyarakat siap membangun kembali rumah  mereka tepat waktu.

“Kepada seluruh prajurit tergabung dalam Kogasgabpad sebelum meninggalkan Lombok dan Sumbawa agar tidak membawa permasalahan dapat merusak citra TNI dan satuan.

Jika ada masalah, agar segera diselesaikan dengan baik jujur dan bertangung jawab, sehingga kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Selain itu,Madsuni berpesan kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap semangat dan optimis untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik.

“Hingga saat ini, perobohan dan pembersihan puing-puing rumah warga yang rusak sudah mencapai 100 persen, dari total jumlah rumah yang sudah terferivikasi. Mudah-mudahan upaya TNI dapat membantu mempercepat pembangunan kembali rumah warga yang rusak,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi rencana penarikan prajurit TNI, H. Rusni, selaku Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa masyarakat NTB mengapresiasi tugas yang telah dilaksanakan TNI dalam membantu masyarakat selama menghadapi musibah gempa.

“Saya atas nama pemerintah dan warga Kecamamatan Gunungsari mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu warga dalam membongkar rumah dan membersihkan puing-puing rumah yang rusak dan lain sebagainya.

Harapan kami mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan oleh Prajurit TNI membawa manfaat dan berkah bagi warga kami di gunung sari,” ucapnya.

“Kami juga memohon maaf bila selama melakukan aktivitas dalam membantu warga di wilayah kami ada hal-hal yang kurang berkenan dari masyarakat kami termasuk dari pemerintah Kecamatan, baik dari tutur kata, tingkah laku, perbuatan, kami memohon maaf yang sebesar besarnya.

Harapan kami kedepan TNI terus bisa membantu masyarakat, dengan bantuan TNI masyarakat benar-benar terbantu,” ungkap Rusni.

Adapun 427 personel TNI yang kembali ke kesatuannya terdiri dari Yonzikon 11 100 orang dari, Yonzikon 13 130 orang, Yonzikon 14 100 orang dan Paskas TNI AU 97 orang.

Alat berat yang dibawa antara lain Exavator, Loader, Breaker Forklift, Dump Truk dan Genset.(inf)

Editor : Riky rinovsky

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share

WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA