Tragis Kapal Puskesmas Keliling Terbalik Dihantam Ombak, 4 Orang Meninggal Dunia



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kecelakaan Laut yang mengakibatkan Korban jiwa terjadi di Laut Siantan Timur pada posisi 03 10.594 Utara – 106 19.098 Timur di perairan selat Aetang Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas saat ingin kembali ke Desa Nyamuk sekitar Pukul 20.30 wib.Kamis,11/10/2018.

Kapal Puskel Kecamatan Siantan Timur jenis Speed Boat 115 PK dengan Kapten atau Nahkoda Ibrahim,dengan jumlah Penumpang 11 orang,dengam Rute Tarempa menuju Desa Nyamuk kecamatan Siantan Timur.

Inilah data Penumpang yang berada di Speed Boat Puskel terdiri dari,Azhar jenis kelamin Laki laki,usia 32 tahun sebagai kepala Tata Usaha Puskesmas Siantan Timur,Saudari Yuliana,jenis kelamin perempuan, usia 30 tahun sebagai perawat di Puskesmas Nyamuk Istri dari Azhar,Saudara Patra,jenis kelamin Laki laki ,usia 4 tahun,putra dari bapak Azhar,Saudari Najwa, jenis kelamin Perempuan ,usia 5 tahun,Putri dari Azhar,Saudari Kimbom,jenis kelamin Perempuan,usia 60 tahun orang tua azhar dan raidah, Saudara Ibrahim jenis kelamin usia 41tahun, Kapten Speed Boat Puskel,Saudari Raidah,jenis kelamin Perempuan,usia 25 tahun Bidan di puskesmas Nyamuk,Saudari Syari Devi jenis kelamin perempuan usia 22 tahun,sebagai Bidan di puskesmas nyamuk,Saudari Rindang Melisa,jenis kelamin Perempuan usia 27 tahun sebagai Apoteker di puskesmas nyamuk dari Kementerian kesehatan Republik indonesia dengan program Nusantara sehat,Saudara Eko Suroto jenis kelamin laki laki usia 34 tahun,sebagai Perawat,Suami dari saudari Raidah,Saudara Varendra jenis kelamin Laki laki,usia 1.5 tahun bayi dari saudari Raidah,

Sementara Korban Selamat terdiri dari Saudari Kimbom,Saudara Eko Suroto,Saudari Syari Devi,Saudari Yuliana,Saudara Patra,sedangkan Korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut antaranya adalah,Saudara Varendra,Saudara Azhar,Saudari Najwa,Saudari Rindang Marisa,kemudian satu korban yang belum di temukan hingga saat ini yaitu Saudari Raidah.

Kronologis kejadian kecelakaan Laut yang mengakibatkan korban jiwa adalah,Pukul 19.30 wib Puskel Puskesmas Siantan Timur yang di kemudikan oleh Ibrahim bertolak dari Pelabuhan Sri Siantan Tarempa menuju Desa Nyamuk dengan membawa rombongan 10 orang pegawai dan keluarga Puskesmas Siantan Timur,sekira pukul 20.30 di Posisi 03°10.594 Utara-106°19.098 Timur di perairan Selat Aetang Kapal tenggelam dugaan sementara over kapasitas,pukul 22.30 Wib saudari Kimbom berenang menuju Dusun Aetang dan melaporkan kejadian tenggelamnya Speed boat Puskel Siantan Timur, kemudian Masyarakat Aetang menghubungi Camat Siantan Timur,Kemudian langsung dilaksanakan pencarian korban,pada pukul 23. 00 Wib 2 Korban di temukan dan langsung di bawa ke Puskesmas Tarempa,pukul 23. 45. Wib 6 Korban di temukan lagi dan oangsung di bawa ke Puskesmas Tarempa,pukul 01.15 wib 1 korban di ketemukan kebali sampai di Puskesmas Tarempa.

Sementara 9 korban ditemukan dengan keterangan sebagai berikut,Korban Selamat 5 orang.
Terdiri dari. 4 dewasa dan 1 anak laki laki,Korban meninggal 4 orang terdiri dari 2 Dewasa dan 2 anak anak,Saat di temukan korban tidak mengunakan baju pelampung.

Kondisi cuaca saat kejadian di perkirakan Gelombang 0,1m hingga 1 m,kecepatan Angin 2 hingga 10 knot,Arah Angin Timur menuju Barat daya.

Sampai pukul 02.45 Wib Proses pencarian 2 orang korban atas nama Ibrahim dan saudari Raidah masih berlangsung. dilakukan oleh kapal milik Lanal Tarempa (Kal Baruk) Posal Memperuk, Basarnas Tarempa, Kapal Anambas 1 serta Masyarakat.

Pukul 05.00 WIB diperoleh informasi dari tim SAR telah ditemukan Ibrahim (Kapten kapal) terdampar di pulau dekat tempat kejadian dalam keadaan selamat dan saat ini sudah berada di kediamannya di desa Nyamuk.

Pukul 08.00 wib Bupati Abdul Haris,SH meninjau Puskesmas untuk melihat kondisi korban yg masih ada di Puskesmas Tarempa.

Laka laut ini menimbulkan kerugian personel meninggal dunia 4 (empat) orang, 1 (satu) orang belum ditemukan a.n. Sdri. Raidah,kerugian materiil 1 (satu) unit Speed boat dan 1 (satu) unit mesin 115 PK rusak.

Sampai dengan saat ini pihak Tim SAR tetap mrlakukan pencarian korban yang belum ditemukan yaitu saudari Raidah yang dilakukan oleh Kal Baruk Lanal Tarempa, Posal Memperuk Lanal Tarempa, Basarnas Tarempa, Kapal Anambas 1 milik pemerintah daerah serta dari pihak Masyarakat.

Di duga Kecelakaan laut ini disebabkan oleh arus pasang surut yang terlalu kuat sehingga kapal fiber tersebut terbalik secara spontan tidak terdapat kecepakaan lainnya seperti nabrak karang atau nabrak lainnya.

Dari kejadian tersebut Perlu adanya sosialisasi oleh Pihak Syahbandar kepada kapal-kapal lainnya atau Speed Boat agar meningkatkan kewaspadaan dan keamanan dilaut sehingga akan terhindar dari kecelakaan laut serta hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat di konfirmasi Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Heriyanto menuturkan terkait hal tersebut pihaknya akan memberikan uang santunan,namun sejauh ini belum di ketahui berapa besaran uang santunan tersebut yang akan di berikan kepada pihak korban.

“kita akan berikan uang santunan,namun itu interen pihak kesehatan saja pak,namun sejauh ini pihaknya masih fokus kepada acara pemakaman korban di tempat pemakaman umum tarempa”.tuturnya.(Mad)

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share

WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA