Forum Buyer Meet Seller Beri Keuntungan Bagi Asita Indonesia dan Tourism Johor Malaysia

WIRARAJA

WARTAKEPRI.co.id, JOHOR – Asita Goes to Johor yang telah terlaksana Rabu 12 September 2018 sampai Sabtu 15 September 2018 benar benar memberi manfaat bagi kedua belah pihak. Sekitar 106 pengusaha Travel se Indonesia dijamu oleh Industri Pariwisata Johor Bahru Malaysia, dan saling berkomitmen untuk memasarkan paket paket wisata yang ada di Johor Bahru Malaysia, tentu dengan kemudahan dan keuntungan kedua belah pihak.

Komitmen itu langsung disampaikan Ketua Umum Asita, Asnawi Bahar saat menghadiri forum Buyer Meet Seller di Hotel Doble Tree, Johor Bahru Malaysia, Jum’at (14/9/2018).

Para pengusaha wisata Indonesia ingin memperkuat kerja sama industri pariwisata dengan Johor, Malaysia. Selain mengenal lebih dekat destinasi kedua negara, Indonesia dan Johor juga berkomitmen meningkatkan kunjungan wisman di kedua negara.

Ketua ASITA, Asnawi Bahar mengatakan, sepanjang tahun 2017 lalu, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Johor, Malaysia, sebanyak 1,2 juta orang dari target kunjungan wisman 7 hingga 8 juta wisman per tahun.

“Ini jumlah yang cukup besar. Angka tersebut bahkan bisa meningkat sepuluh persen dari tahun lalu. Dan sebaliknya, harapan kami kunjungan wisman Johor ke Indonesia juga meningkat di tahun 2018 ini,” ujar Asnawi Bahar di Johor Bahru, Malaysia.

Sementara itu, Direktur Tourism Johor, Abdul Malik Bin Haji Ismail mengatakan, pihaknya sudah menyelenggarakan tiga kali pertemuan antara pengusaha agen wisata Indonesia yang tergabung dalam Asita. Ini adalah pertemuan dengan Asita yang ketiga, dengan jumlah peserta Famtrip terbanyak, yaitu 106 orang. “Sebelum ini Famtrip dengan Asita Kepri yang dilanjutkan dengan Famtrip Asita Sumatera Utara,” ujar Abdul Malik Bin Haji Ismail.

Dengan mempererat kerjasama antara Asita Indonesia dengan Tourism Johor diharapkan jumlah wisman asal Indonesia yang akan berkunjung ke Johor Bahru Malaysia akan terus meningkat.

Selama ini, wisman asal Johor yang berkunjung ke Indonesia saat ini terbanyak berkunjung ke Batam, termasuk daerah-daerah lainnya seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Pada 2017 lalu, jumlah kunjungan wisman ASEAN ke Indonesia mencapai 14 juta orang.

“Sebanyak 25 persen dari jumlah tersebut berasal dari Malaysia. Tahun ini kami targetkan kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 18 juta orang. Dan 40 persen dari jumlah tersebut kita targetkan berasal dari Malaysia,” ujar Asnawi.

Berbagai tujuan destinasi wisata baru di kedua negara juga dibuka untuk menarik sebanyak-banyaknya wisman. Dalam kunjungannya selama tiga hari ke Johor, rombongan Asita berjumlah sekitar 100 orang berkunjung ke beberapa destinasi wisata.

Diantaranya, kawasan wahana rekreasi dan bermain Legoland, Hello Kitty The Lost Chapter, wisata medis ke Kumpulan Perubatan Johor (KPJ), dan Gleneagles Medini Hospital. Rombongan juga ke Stadion Club Football Tiger, Ramada, Desaru Coast Adventure Waterpark, dan Lotus Desaru Beach Resort & Spa, serta destinasi lainnya.

“Dari kunjungan ini nantinya kita bisa mengemas paket wisata untuk menarik kunjungan wisman Indonesia ke Johor, begitupun sebaliknya pihak Johor Tourism membantu mengenalkan destinasi wisata yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kegiatan Jemputan ke Program Buyer Meet Seller, Asita sekaligus mempromosikan beragam destinasi wisata di Indonesia kepada warga Malaysia.

“Kami mengenalkan beberapa destinasi kepada calon buyer. Khusus di Kepri, kami mengenalkan beberapa destinasi. Di antaranya Pulau Abang, Rano Island, Pulau Bawah (Anambas), Kampung Teri Nongsa (Batam), Jembatan Barelang (Batam), dan Pulau Natuna,” ujar Hanny, Wakil Sekretaris Asita Batam.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 55

DEWAN PERS WARTAKEPRI
PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
BANNER BOTANIA

Berita Terkait


DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA