Penjelasan BNI Syariah Pusat Terkait Pemblokiran Kartu yang Terindikasi Skimming di Karimun

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 54

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sehubungan dengan pemberitaan mengenai nasabah BNI Syariah terkena skimming, bahwa pihak BNI Syariah telah memiliki Sistem Pendeteksi Dini (Fraud Alert System) terhadap adanya indikasi penyalahgunaan kartu Debit BNI Syariah yang dilakukan oleh pihak eksternal yang tidak bertanggung jawab. BNI Syariah terus berkoordinasi dengan pihak penegak hukum apabila ditemukan adanya tindakan penyalahgunaan.

Untuk melindungi kepentingan nasabah BNI Syariah segera melakukan pemblokiran kartu yang terindikasi skimming, untuk menjaga nasabah agar tetap aman, dan menginformasikan tentang penonaktifan kartu Debit nasabah tersebut sementara waktu, namun nasabah tetap dapat melakukan transaksi menggunakan e-channel lainnya.

Bagi nasabah yang telah diinformasikan terkait penonaktifan kartunya oleh petugas BNI Syariah, diharapkan segera mendatangi kantor cabang BNI Syariah terdekat untuk melakukan proses penggantian kartu baru segera mungkin tanpa dikenai biaya apapun.

BNI Syariah melakukan pengawasan dan memastikan bahwa dana nasabah tetap dalam kondisi aman. Jumlah kartu Debit BNI Syariah dan dana yang terkena dampak tidak signifikan, namun demikian untuk menjaga kepentingan nasabah, BNI Syariah tetap melakukan respon sejak dini untuk mengantisipasi terjadinya perluasan kasus ini, dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk bertransaksi di ATM BNI.

Untuk mencegah hal tersebut kami menghimbau untuk senantiasa memantau rekening dan apabila menemukan transaksi yang mencurigakan agar dapat segera hubungi BNI Call 1500046 atau cabang BNI Syariah terdekat.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life.

BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking.

Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. (*)

Rilis Resmi :
Rima Dwi Permatasari
Corporate Secretary BNI Syariah Gedung Tempo Pav. 1 lantai 7

Foto : internet/kontan

Berita Terkait : Alamakā€¦ Apa betul Sejumlah Mesin ATM Bank di Karimun Diduga Dipasangi Alat Skimming

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 54
DEWAN PERS WARTAKEPRI
BANNER BOTANIA

PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA

Berita Terkait


DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA