Inilah Posisi Rupiah Diakhir Pekan Rp 14.102 per USD

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share

WARTAKEPRI.co.id – Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat menguat dibandingkan penutupan sore di hari sebelumnya di posisi Rp 14.102 per USD. Sedangkan USD melemah atau tertekan dari level tertinggi 11 bulan pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) terhadap sekeranjang mata uang utama.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 22 Juni 2018, perdagangan pagi dibuka menghijau ke Rp14.100 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.098 hingga Rp14.100 per USD dengan year to date return di 4,04 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp 13.877 per USD.

Di sisi lain, rata-rata industri Dow Jones turun 196,1 poin menjadi 24.461,70 di mana Intel dan Caterpillar menjadi saham berkinerja terburuk dalam indeks. Dow Jones juga melemah beruntun selama delapan hari, terlama sejak Maret 2017. Sedangkan S&P 500 turun 0,6 persen menjadi 2.749,76 karena saham energi turun 1,9 persen.

Kemudian komposit Nasdaq mundur sebanyak 0,9 persen menjadi 7.712,95, menghapus kenaikan sebelumnya yang dipimpin oleh penurunan di Amazon dan Alphabet. Saham Amazon turun 1,1 persen setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa AS dapat memaksa pembeli online untuk membayar pajak penjualan.

“Fokus telah kembali pada tarif. Ini adalah sedikit periode konsolidasi setelah langkah yang tajam lebih tinggi,” kata CIO di Clarfeld Financial Advisors Michael Hans.

Indeks utama telah berada di bawah tekanan minggu ini. Nasdaq mencapai rekor tertinggi di awal pekan tetapi harus turun 0,4 persen minggu ini. Sementara itu, Dow dan S&P 500 masing-masing terlihat turun 2,5 persen dan 1,1 persen untuk minggu ini.

Ketegangan yang terjadi antara AS dan Tiongkok pada perdagangan telah membuat saham di bawah tekanan dengan Pemerintahan Trump mengancam menjatuhkan tarif senilai USD200 miliar dalam barang-barang Tiongkok. Sedangkan Tiongkok mengatakan langkah tersebut melanggar perundingan dan konsensus sebelumnya yang dicapai antara kedua negara.

Sumber : metrotvnews.com

Foto       : Istimewa/net

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 58
  • Share
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA

Berita Terkait