Ramadhan 2018 ini, Donald Trump dan Gedung Putih Buat Pernyataan Baru dan Berbeda

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39

WARTAKEPRI.co.id – Ikut menyambut bulan Ramadhan dan menggelar buka puasa telah menjadi kebiasaan Gedung Putih. Jika Ramadhan tahun 2017, Donald Trump melalui Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri menolak tradisi buka puasa bersama, tapi Ramadhan tahun 2018 kembali bikin menarik perhatian.

Selasa (15/5), Gedung putih merilis sebuah pernyataan dengan nada yang sangat berbeda. Dilansir Grid.ID dari Washington Post, pernyataan tersebut berisi bahwa libur puasa selama sebulan di mulai pada minggu ini.

” Gedung Putih menyatakan bahwa keberadaan umat Muslim menambah permadani agama kehidupan Amerika, oleh sebab itu libur selama Ramadhan akan dimulai pada minggu ini,” begitu bunyi pesan tersebut.

” Bersama Departemen Luar Negeri, Gedung Putih menyatakan akan menjadi tuan rumah iftar atau buka puasa pada awal Juni,” ujar Ray Mahmood, seorang pengembang property Muslim terkemuka yang telah lama terlibat dalam diplomasi antar agama di wilayah D.C.

Mahmood menambahkan bahwa pemerintah telah mengabulkan salah satu permintaan umat Muslim di Amerika Serikat.

” Setidaknya Presiden di Gedung Putih ini bisa menunjukkan toleransi dan penerimaan,” katanya.

Wakil sekretaris pers Gedung Putih, Lindsay Walters mengatakan pada Rabu (16/5/2018) bahwa hingga saat ini belum ada update terbaru soal pesan tersebut.

Diketahui, hubungan antara sebagian besar Muslim Amerika dan Trump memburuk sejak masa pencalonannya. Kala itu, Trump mengusulkan melarang keberadaan umat Muslim di Amerika Serikat sebagai tindakan pengamanan terhadap terorisme. Pada 2016, ia mulai menganjurkan aksi pengintaian Masjid. Sebagian besar simpatisan Partai Republik mendukung proposal Trump.

Akan tetapi, pada pemungutan suara, mayoritas orang Amerika berpikir bahwa kebijakan Trump telah merugikan umat Islam. Menurut penuturan beberapa pihak yang turut andil dalam perencanaan, Gedung Putih akan menggelar iftar pada 6 Juni. Para tamu undangan adalah beberapa pemimpin Muslim AS dan duta dari negara-negara dengan populasi umat Islam yang besar. (*)

Sumber: grid.id/tribunnews

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39


DEWAN PERS WARTAKEPRI Harris Hotel

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA