MTQ XXIX Kota Batam Diresmikan Gubernur dan Dimeriahkan Youtuber Nissa Sabyan

DEWAN PERS WARTAKEPRI

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kolaborasi Nissa Sabyan dengan Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) memukau masyarakat Kota Batam yang hadir di malam pembukaan MTQ XXIX Batam di Lapangan Gladi Bakar, Rabu (18/4/2018). Jarum jam yang menunjukkan pukul 23.00 tidak melunturkan semangat warga untuk menyaksikan penyanyi yang dikenal dengan nama Sabyan Gambus ini secara langsung.

Bunyi musik pembuka dari BBDC sontak membawa para penonton ke depan panggung utama. Perempuan muda yang terkenal melalui media sosial Youtube ini membawakan lagu islami seperti Kun Anta, Assalamunalaik, Rahman Yaa Rahman, dan Ya Habibal Qalbi. Tak sedikit warga yang menonton ikut menyanyikan lirik lagu tersebut.

Nisa Sabyan
Nisa Sabyan Gambus

MTQ XXIX Kota Batam ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Dalam sambutannya Nurdin mengaku bahagia karena antusiasme masyarakat Batam hadir di MTQ cukup tinggi.

“Antusias masyarakat Kepri apalagi Kota Batam ini tentang Al-Quran perlu kita syukuri dan banggakan. Artinya kita semua menjaga iman dan taqwa pada Allah SWT. Dan barangsiapa yang memuliakan Al-Quran, akan dimuliakan juga oleh Allah SWT,” ujarnya.

Nurdin mengatakan antusiasme ini menunjukkan gambaran warga Batam sebagai masyarakat madani. Meski MTQ adalah program nasional yang dilaksanakan mulai tingkat kelurahan sampai pusat, bukan berarti ini hanya dijadikan kewajiban daerah semata. Tapi lebih karena daerah ingin membangun masyarakat yang cinta terhadap Al-Quran.

“Pada 7-12 Mei nanti akan dilaksanakan MTQ Provinsi di Kabupaten Lingga. Mudah-mudahan qori qoriah yang bertanding hari ini bisa maju ke tingkat provinsi. Karena Batam ini merupakan sumber qori kita juga,” kata Nurdin.

Dan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) diharapkan dapat memaksimalkan qori qoriah yang ada. Agar Kepri bisa merebut kembali juara umum dalam ajang MTQ Nasional di Medan mendatang. Setelah mendapat juara II di MTQ Nasional terakhir di Jepara.

Ia mengatakan juara bukanlah tujuan utama. Tujuan sebenarnya adalah bagaimana mendorong pembangunan keislamian di daerah. Dengan menjadikan Al-Quran sebagai dasar kehidupan demi mewujudkan masyarakat kota madani. Tapi dengan menjadi juara umum diharapkan sebagai landasan untuk mendorong pembangunan lainnya.

“Hari ini, Batam, Kepri sudah cukup dikenal di mancanegara sebagai kota industri, pariwisata. Ke depan mudah-mudahan ketika orang cerita Al-Quran, orang akan melihat Batam, Kepri. Di zaman now.(*)

Sumber: MCB

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 55

WIRARAJA
PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
BANNER BOTANIA

Berita Terkait


DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA