Ini Tujuan BI dan Kementerian Industri Gelar Rakor ke Dua Kalinya di Batam

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bank Indoensia (BI), menggelar Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, dengan Pemerintahan Daerah (Rakorpusda) 2018. Rapat bertemakan Pengembangan Industri Beroreantasi Ekspor melalui Perluasan Akses Pasar dan Optialisasi Industri.

Pada pertemuan yang dihadiri oleh Asisten Gubernur BI, Deputi Kemenko Perekonomian, dan Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri serta Awak media Cetak dan Online, berlangsung di Radisson Hotel, Sukajadi – Batam, Kamis, (10/4/2018).

” Melalui kegiatan ini, kita mencoba untuk turun langsung mengenai permasalahan dan isu di Pemerintah, Lembaga dan Publik untuk kita bersama – sama mencari solusinya,” ujar Dody Budi Waluyo, selaku Asisten Gubernur BI, dalam pembukaan Pra – Rakorpusda 2018.

Provinsi Kepulauan Riau khususnya Batam, yang berada di Selat Malaka yang merupakan jalur utama perdagangan dunia, dan merupakan bagian dari kawasan Free Trade Zone (FTZ).

Merupkan salah satu penopang ekspore manufaktur medium-high tech nasional (elektronik). Maka dari itu potensi pengembangan Industri di Batam perlu dimaksimalkan untuk mendukung pencapaian surplus transaksi berjalan.

Lanjut, Dody mengatakan, untuk itu suatu tatanan Industri manufaktur harus tumbuh lebih pesat yang nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi berorentasi ekspor dan yang terpenting mampu menyerap tenaga kerja.

Dengan memperkuat koordinasi antara Pemerintah, Pemerintah daerah, dan Bank Indonesia untuk debottlenecking permasalahan-permasalahan terkait penguatan industri beroreantasi ekspor (padat karya maupun technology intensive).

Merumuskan upaya konkrit yang secara struktural dapat mengatasi permasalahan yang menghambat penguatan industri.

“Jadi strategi penting ini nantinya bisa menjadi salah satu pilihan manufaktur yang akan diberikan pada Pemerintah maupun Swasta,” pungkasnya

Rakorpusda ke 15 kali ini, merupakan yang kedua kalinya diadakan di Batam. Dan akan diselenggarakan pada hari Jum’at, (12/04/2018), yang dihadiri oleh Gubernur BI, Menteri Perekonomian, Perindustrian, Perdagangan, Dubes RI – Singapura, Gubernur Kepri dan BP Batam.

Ditempat yang sama, Deputi Bidang Ekonomi Macro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir menuturkan, untuk mendorong suatu produktivfitas suatu negara, harus mendorong sektor industri.

“Dan sekarang ini menjadi perhatian Pemerintah, bagaimana sektor industri bisa kembali kepada masa kejayaannya,” ungkapnya.

Menurutnya, kalau tidak bisa mengembangkan sektor industri, maka ketergantungan bahan baku terhadap industri itu akan sangat tinggi, sehingga daya saing akan menjadi lebih rendah didalam pasar ekonomi global.

Oleh karena itu Bank Indonesia bersama kementerian Perekonomian mengajak pemerintah untuk memetakkan, permasalahan apa yang sebenarnya terjadi serta bagaimana mempercepat perumbuhan di sektor industri.(*)

Tulisan : Andi Pratama

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA