Hamid Rizal dan Istri Hadiri Gala Primer “Jelita Sejuba” di XXI Epicentrum Jakarta

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Hamid Rizal didampingi kepala dinas pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Natuna Erson gempa aspandi menyaksikan penempilan pemutaran film Jelita Sijuba perdana di layar Bioskop.

Rangkaian sebuah cerita dinamika percintaan yang menggambarkan kesetiaan seorang gadis dan prajurit tentara hingga kejenjang pernikahan dan sang gadis menjadi istri seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Film yang dibintangi Wafda Saifan Lubis, Putri Marino berkolaborasi dengan pemain yang turut serta dikemas apik oleh sutradara Ray Nayoan dalam sebuah cerita percintaan prajurit Tentara Nasional Indonesia dengan seorang gadis Natuna.

Pejuangan hidup para istri prajurit, ketika mereka harus berjarak dengan suami yang sedang bertugas, mereka harus berperan menjadi kepala keluarga.

Film yang mengambil latar belakang pariwisata Kepulauan Natuna yang begitu indah dengan banyak pulau-pulau kecil dan lautnya yang begitu eksotiks, budaya yang kental, dan penduduknya yang begitu ramah.

Bupati Kepulauan Natuna Hamid Rizal didampingi istri datang secara khusus malam ini di Gala Premiere Jelita Sejuba dan ikut nonton bareng All Cast , Sutradara dan Produser Jelita Sejuba.

” Kehadiran film Jelita Sejuba jelas akan mengharumkan nama kabupaten Natuna dan memberikan dampak kehidupan pemerintahan khususnya pada sektor pariwisata,tentunya akan banyak masyarakat yang ingin pergi ke kepulauan Natuna tempat di buatnya film Jelita Sejuba,” ujar Hamid Rizal, Bupati Kepulauan Natuna saat memberikan kata sambutan malam ini di Gala Premiere Film Jelita Sejuba Selasa (3/4/2018), di XXI Epicentrum Jakarta.

” Saya berharap dengan di buatnya film ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nya melalui sektor pariwisata,” lanjut Hamid

Selain bupati Kepulauan Natuna terlihat hadir Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Ibu Shinta Nuriyah,Jajang C. Noer, Bapak – Bapak dari TNI AD,Ibu – Ibu Persit dan beberapa artis senior lainnya.

Pelaksanaan gala premiere malam ini juga bertepatan dengan ulang tahun ke 77 Persit Kartika Chandra Kirana (Organisasi para istri Prajurit Militer atau tentara), dan film ini dipersembahkan untuk kartika-kartika dan prajurit negara yang mendedikasikan hidupnya untuk negara dan rakyat.

Film yang mengambil latar belakang Keindahan Pulau Natuna ini akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 5 April 2018.

(Mencintai Kesatria Negara) berkisah tentang SHARIFAH (Putri Marino), istri tentara yang hatinya selalu bergejolak setiap kali suaminya, JAKA (Wafda Saifan Lubis) ditugaskan oleh negara. Kerinduan Sharifah akan Jaka membawa ingatannya kembali ke masa Ialu yang indah di negeri Natuna, Sumatera.

Ketika asmara pertama membuat hati belianya bergelora. Ketika galau melanda jiwanya saat dipinang sang Prajurit. Ketika si buah hati lahir, tumbuh, dan bertanya kapan Ayahnya pulang. Namun Sharifah tetap yakin akan cintanya untuk sang Kesatria Pembela Negara.

Perjalanan film JELITA SEJUBA berawal dari buah pemikiran Ibu KRISNAWATI, seorang wanita yang berkecimpung di dunia militer.

Ia menyaksikan sendiri bahwa di balik sosok prajurit-prajurit muda yang siap mempertaruhkan nyawa untuk negara, ada perempuan-perempuan hebat. “JELITA SEJUBA” adalah kisah cinta yang unik dan tidak biasa.

Banyak yang tidak tahu pejuangan hidup para istri prajurit, ketika mereka harus berjarak dengan suami yang sedang bertugas, mereka harus berperan menjadi kepala keluarga. Segala kegelisahan dan kekhawatiran harus dipendam dalam-dalam agar tidak menggoyahkan konsentrasi para suami.

Perempuan-perempuan ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang turut mendarmabaktikan kehidupannya pada bangsa dan negara. Hal ini pula yang membuat sutradara RAY NAYOAN merasa tergugah untuk mengangkat kisah ini sebagai film panjang pertamanya. Sebelumnya ia melihat kehidupan militer itu bagaikan robot.

Namun lewat riset dan observasi langsung ke tengah kehidupan para prajurit muda di Natuna, ia melihat sisi humanis yang belum banyak terekspos ke masyarakat.

Kehidupan para prajurit ini bukan hanya melulu untuk negara. Mereka juga jatuh cinta. Dan betapa luar biasanya perempuan-perempuan muda yang berani berkomitmen dengan mereka atas nama cinta. Rela menjadi nomor dua, karena prioritas utama para suami adalah bela negara.

Film JELITA SEJUBA merupakan karya perdana rumah produksi DRELIN AMAGRA PICTURES yang digawangi oleh produser MARLIA NURDIYANI.

Keindahan alam pesisir Sejuba yang dominasi batu-batu besar menambah unsur misterius Natuna yang ternyata menyimpan banyak rahasia di laut dan daratannya.

Lia seperti menemukan harta karun di Natuna. Gayung bersambut, pihak Dinas Pariwisata urut memberikan kontribusi dengan memperkenalkan wajah Natuna lainnya mulai dari sanggar budaya hingga kuliner yang membantu memperkaya film layar Iebar pertama dengan setting Natuna.(*)

Kiriman: Rikyrinovsky

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA