NEWS VIDEO : Demo UMSK di Disnaker Batam, Pekerja Butuh Upah Sektoral

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Aksi demo buruh terkait pembahasan penetapan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) di Batam kembali terjadi. Ribuan buruh berkumpul di depan kantor Disnaker Batam, Selasa, (13/3) siang.

Penetapan UMSK Batam yang tak kunjung disepakati melahirkan sebuah keputusan dalam berapa kali rapat pembahasan antara Dewan Pengupahan Kota (DPK) bersama pihak pengusaha, menjadi sebab aksi ini terulang.

Massa buruh kesal tak sabaran, dan mendeadline pembahasan penetapan UMSK Batam hari ini menjadi yang terakhir dengan melahirkan suatu keputusan yang memuaskan.

Pengamatan di lokasi, massa buruh terlihat tidak sabaran menunggu hasil rapat pembahasan penetapan UMSK itu. Diatas mobil komando, sang orator berteriak agar rapat tersebut segera selesai. Dengan lantang dia berkata rela berkorban memperjuangkan UMSK ini ditetapkan.

“Kami bekerja butuh upah sektor. Hidup buruh!” teriak orator itu lagi.

Merasa lama menunggu, massa buruh berusaha menerobos gerbang pintu masuk kantor Disnaker Batam yang dibatas oleh pagar besi dengan penjagaan personil kepolisian dari Polresta Barelang. Aksi dorong-dorongan pagar besi pun terjadi, namun berhasil diredam petugas.

“Biarkan kami masuk, kami ingin dengar rapat pembahasannya dan tidak mau dibodohkan lagi. Kami tak akan pulang sebelum ada keputusannya,” soraknya.

Sementara itu, perwakilan DPK Batam yang keluar menemui massa buruh, Mustofa, mengatakan bahwa kondisi perundingan di dalam sudah mengarah kepada pembahasan angka UMSK.

“Pembahasan di dalam sudah mengarah kepada penetapan angkanya,” kata dia.

Mustofa pun meminta para buruh untuk bersabar dan tenang menunggu hingga rapat pembahasan penetapan upah sektoral tersebut selesai dilakukan. DPK di dalam akan berjuang, hingga ada keputusan final.

“Harap tenang dan bersabar. Percayakan kepada kami. Kami minta butuh waktu sedikit lagi,” ujarnya di hadapan massa buruh.

Menyambut permintaan perwakilan DPK itu, seorang orator yang lain dari atas mobil komando berkata akan tetap menunggu keputusan dari rapat pembahasan penetapan UMSK di dalam itu.

Dia menegaskan apabila perundingan yang sedang dilakukan di dalam kantor Disnaker tersebut hanya suatu bipartit, maka Batam akan dibuat chaos.

“Jika perundingan kalian di dalam hanya menghasilkan bipartit, maka kami akan buat Batam chaos,” soraknya. (icm)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39


DEWAN PERS WARTAKEPRI Harris Hotel


PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA