23 titik Perlintasan Liar Ditutup, Jalur Kereta Lewati Perlu Disosialisasikan Dishub

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, SUMBAR –  KP – 23 titik perlintasan liar akan ditutup dibeberapa titik di Kota Padang. Penutupan itu akan dilakukan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian sehubungan dengan pengoperasian Kereta Api Minangkabau Ekspres guna mencegah kecelakaan diperlintasan kereta api.

“Jadi dari 248 perlintasan liar. Maka dipilih 23 titik yang sedikit akses ke masyarakat akan ditutup. Titik yang ditutup tersebut berada di Kota Padang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Amran, usai rapat koordinasi persiapan pengoperasian KA Bandara dan penanganan perlintasan sebidang kereta api Padang – BIM – Pariaman, Senin (12/3/2018).

Disebutkan Amran, bahwa 23 titik yang ditutup tersebut adalah perlintasan liar yang tidak banyak dilalui masyarakat. Sehingga, perlu dilakukan penutupan. “Jika banyak masyarakat yang melalui kenapa ditutup. Jadi yang tidak banyak dilalui menuju pemukiman masyarakat yang akan ditutup,” jelasnya.

Namun, kata Amran untuk mengantisipasi keterisolasian penduduk karena penutupan perlintasan liar, Kementerian Pehubungan Direktorat Jenderal Perkeretapian berencana untuk membuat jalan kolektor, sehingga menjadi solusi untuk mengalihkan pengendara jalur darat yang biasanya melewati perlintasan liar tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan pada perlintasan kereta api . Apalagi, nanti setelah kereta api menuju bandara di operasikan. Maka perlunya dibuatkan palang pintu perlintasan resmi.

“Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan apalagi kecelakaan di perlintasan kereta api perlunya disetiap perlintasan yang dilalui masyarakat, maka perlu dibuatkan palang pintu perlintasan kereta api resmi,”katanya.

Disebutkan Irwan, palang pintu perlintasan resmi ini nantinya juga akan ada gardu penjagaan. Yang mana nantinya penjaga palang pintu akan selalu standby disana untuk memberitahukan jika ada kereta api melewati perlintasan sehingga mencegah terjadi kecelakaan.

“Ini merupakan upaya kita bersama untuk mencegah terjadi kecelakaan pada perlintasan kereta api,” ulasnya.

Selain itu, Irwan juga menghimbau kepada Kepala Dinas Perhubungan, Camat maupun Lurah untuk mensosialisasikan seperti memberitahukan masyarakat jika ada kereta api akan melewati perlintasan.

“Cara itu, seperti memberitahukan atau semacam pengumuman, jika ada kereta api. Karena, kereta api akan melintas di Kota Padang sebanyak 24 sehari,” pungkasnya.

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA