H-1, Telah 93 Pelamar Daftar Anggota KPU Kabupaten dan Kota di Kepri

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39

WARTAKEPRI.CO.ID, BINTAN – Satu hari menjelang penutupan pendaftaran anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau, 93 calon komisioner melamar. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi, jadwal penerimaan  mulai dibuka sejak tanggal 2 – 12 Maret 2018. Namun satu hari menjelang penutupan, komisioner yang paling sepi peminat berasal dari Kabupaten Karimun, Anambas dan Natuna. 

Informasi yang diperoleh wartakepri.co.id, Jum’at (09/3/2018) bahwa 93 pelamar tersebut berasal dari Kota Batam sebanyak 30 orang, Lingga 18 orang,  Bintan 12 orang, Tanjung Pinang 11 orang, Karimun 9 orang, dan Anambas dan Natuna masing-masing 7 dan 6 orang. Para pelamar akan bersaing untuk mengisi formasi masing-masing kabupaten/kota dengan 5 formasi  komisioner untuk Batam dan 3 komisioner untuk masing-masing Tanjung Pinang, Bintan, Lingga, Karimun, Anambas dan Lingga.  

Ketua Panitia Seleksi, Razaki Persada mengatakan bahwa sosialisasi terkait dengan penerimaan tersebut sudah dilakukan maksimal. Adapun kendala calon komisioner dari Anambas dan Natuna mungkin berkaitan dengan jarak yang jauh. 

“Kendalanya Natuna dan Anambas karena mungkin jauh”, ujar Razaki. 

Razaki menambahkan bahwa proses pendftaran ini bebas biaya. Namun, segala kebutuhan seperti transportasi, konsumsi dan akomodasi ditanggung masing-masing calon. Razaki menduga, mungkin itu yang menjadi kendala dari pelamar yang jauh seperti Anambas dan Natuna

Adapun kendala tersebut jika masih kurang kuota, sesuai dengan aturan maka akan dilakukan perpanjangan pendaftaran 7 hari. Beliau menambahkan jika pendaftar biasanya akan ramai dihari terakhir. 

“Jika ada kabupaten/kota masih kurang dari kuota, waktu ditambah 7 hari”, ujar Razaki.

Salah satu pelamar dari Lingga kepada wartakepri.co.id mengatakan bahwa dirinya mengalami kendala ketika mengurus surat bebas pidana yang dikeluarkan Pengadilan Negeri. Ketika sampai di Tanjung Pinang, ternyata pengurusannya memerlukan surat SKCK dari tempat asal. 

“Kurang surat bebas pidana” ujarnya. 

Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan seleksi berkas administrasi untuk kemudian lulus ketahapan selanjutnya yaitu, psikotes, kesehatan dan wawancara.(*)

Tulisan; Harris
 

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39


DEWAN PERS WARTAKEPRI Harris Hotel

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA