Cuaca Buruk, Kapolres Natuna Himbau Semua Kapal Siapkan Pelampung

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak Rabu dinihari kemarin melanda sejumlah Kecamatan, termasuk Kota Ranai, Kabupaten Natuna.

Untuk mengantisipasi terjadinya ancaman banjir, longsor dan kayu tumbang, Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto meminta masyarakat waspada terhadap bencana alam menyusul angin kencang dan tingginya curah hujan akhir-akhir ini yang kurang bersahabat.

Bencana alam dimaksud adalah seperti banjir, angin kencang, puting beliung dan longsor yanh kerap mengintai di saat cuaca buruk terjadi.

“Kami minta warga Natuna meningkatkan kewaspadaan karena hingga pagi ini cuaca di Natuna masih kurang bersahabat,” kata Kapolres Nugroho, Sabtu (13/1/2018).

Para nelayan, lanjut dia, atau warga pesisir diminta melengkapi kapalnya dengan alat pelampung. Minimal life jacket yang harus dimiliki oleh para nelayan.

Dalam bentuk himbauan, sambung Kapolres, Sat Polair Res Natuna, Kasat Polairud bersama Kabagren, Kasat Sabhara dan 2 anggota Satpopairud telah melaksanakan pemasangan spanduk himbauan cuaca buruk kepada para nelayan Desa Tanjung di pelabuhan Kecamatan Bung Timur Laut.

Kapolres menghimbau agar tidak melakukan aktifitas melaut dikarenakan Natuna sedang memasuki musim angin utara dengan ketinggian glombang 1,5 sampai 6,0 meter. Guna mencegah terjadinya hal buruk menimpa nelayan ditengah laut.

Menurut sumber Prakirawan BMKG Ranai pada Sabtu pagi, probabilitas potensi hujan ringan dapat terjadi di seluruh wilayah pulau-pulau di Natuna sekitar 50 persen. Pada siang dan sore hari, probabilitas potensi hujan ringan dan sedang dapat terjadi diseluruh wilayah pulau-pulau di Natuna sekitar 50 persen.

Demikian juga pada malam hari, probabilitas potensi hujan ringan dapat terjadi diseluruh wilayah pulau-pulau di Natuna sekitar 50 persen.

Adanya daerah tekanan rendah di perairan Natuna saat ini merupakan pemicu cuaca buruk diwilayah Natuna yang menyebabkan aktifitas kecepatan angin dan tinggi gelombang laut kembali tinggi. Biasanya hal ini akan bertahan hingga 3 hari kedepan di wilayah Natuna.

Secara umum wilayah Natuna untuk pembentukan awan tebal dan gelap (konvektif) mulai banyak terjadi pada pagi, siang, sore dan malam hari, sehingga potensi hujan bersifat lokal hingga merata dengan intensitas ringan-sedang dapat terjadi di wilayah Natuna.

Dihimbau bagi masyarakat terutama nelayan dan kapal pelayaran untuk waspada dan berhati-hati melaut. Terutama di perairan laut Natuna secara keseluruhan karena ketinggian gelombang laut dapat berpotensi pasang tinggi. (rikyrinovsky)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA